TOPIK
Polemik Dana Pokir DPRD NTB
-
Pihak IJU mengajukan praperadilan terhadap Kejati NTB tentang sah tidaknya penetapan IJU sebagai tersangka
-
Pemeriksaan Nurhidayah untuk melengkapi keterangan yang pernah disampaikan pada bulan Oktober 2025
-
Kejati NTB memeriksa puluhan anggota DPRD, termasuk istri tersangka IJU, terkait kasus dugaan gratifikasi “dana siluman”.
-
Ketua DPD Demokrat NTB Indra Jaya Usman (IJU) yang terjerat kasus korupsi gratifikasi dana siluman dan ditetapkan sebagai tersangka
-
Partai Demokrat NTB tetap solid meski kader Indra Jaya Usman ditetapkan tersangka korupsi Pokir Siluman, dengan memberikan pendampingan hukum penuh.
-
Ketua Komisi IV DPRD NTB Hamdan Kasim resmi ditahan di Lapas Kuripan atas dugaan gratifikasi bersama dua tersangka lain.
-
Kejati NTB telah menerima pengembalian dana sejumlah Rp2 miliar terkait pemberian dana siluman
-
Hamdan Kasim ditetapkan sebagai tersangka kasus gratifikasi dana siluman usai menjalani pemeriksaan di Kejati NTB
-
Hamdan Kasim diduga berperan sebagai penyalur dana yang dibagikan kepada anggota DPRD yang lainnya
-
Anggota DPRD NTB Hamdan Kasim diduga terlibat dalam kasus dugaan gratifikasi dana siluman
-
Ketua DPRD NTB menyatakan prihatin atas penetapan dua anggotanya IJU dan Acip sebagai tersangka kasus dugaan gratifikasi.
-
Indra Jaya Usman (IJU) dan M Nashib Ikroman (MNI) terlibat dalam gratifikasi dana siluman terkait Pokir DPRD NTB 2025
-
Kasus ini diyakini tidak mengganggu kinerja DPRD NTB yang saat ini tengah membahas Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026
-
Satu anggota DPRD NTB yang juga dipanggil hari ini yakni HK alias Hamdan Kasim tetapi tidak hadir
-
IJU ditahan di Lapas Kelas IIA Kuripan Kabupaten Lombok Barat sementara MNI ditahan di Lapas Lombok Tengah
-
Jaksa masih mendalami sumber uang yang dibagikan kepada 15 anggota DPRD NTB terkait dana Pokir 'siluman'
-
IJU dan MNI punya peran sebagai pihak yang memberikan uang kepada belasan anggota DPRD NTB periode 2024-2029
-
Dua tersangka erperan sebagai pemberi uang kepada belasan anggota DPRD NTB periode 2024-2029
-
Ketua DPD PDIP NTB, Rahmat Hidayat menyebut ada permainan politik "pecah bambu" yang dilakukan Gubernur NTB
-
Sejumlah ahli akan diperiksa untuk mendalami tindak pidana korupsi dana pokir DPRD NTB
-
Jumlah uang yang dikembalikan dalam kasus dugaan korupsi dana pokok pikiran (Pokir) DPRD NTB kini sebanyak Rp2 miliar.
-
Abdul Rahim alias Bram mengaku dicecar 15 pertanyaan dari jaksa yang memeriksanya terkait dana Pokir DPRD NTB.
-
Baiq Isvie mengaku tidak mengetahui soal pengaturan hingga skema pembagian dana pokir yang konon menyebabkan munculnya istilah uang siluman.
-
Politisi Partai Golkar ini membenarkan dirinya diperiksa, terkait polemik dana pokir yang sedang terjadi ditubuh DPRD NTB.
-
Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB), H Muzihir diperiksa terkait kasus dugaan korupsi
-
Jaksa sampai saat ini masih mendalami sumber uang yang mengalir ke kantong para anggota DPRD NTB.
-
Sejumlah anggota DPRD NTB mengembalikan uang dana pokir ke Kejaksaan NTB sebesar Rp 1,8 miliar.
-
Kejati NTB menemukan peristiwa hukum dalam penanganan kasus pokir DPRD NTB.
-
Ratusan mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB)
-
Sejumlah anggota DPRD NTB sudah dipanggil untuk dimintai keterangan untuk mendalami anggaran yang disebut dana siluman.