TOPIK
Opini
-
Perang Topat Bukan Toleransi
Menempatkan Perang Topat semata-mata dalam kotak toleransi adalah sebuah penyederhanaan yang merugikan kekayaan dialektika Sasak.
-
Beasiswa NTB: Antara Kepentingan Publik dan Manuver Politik
Program Beasiswa NTB yang dibiayai APBD dikritik karena diduga digunakan sebagai kepentingan politik.
-
Ketika Sunyi Menjadi Perlawanan: Quaker, Amerika, dan Jejak Humanisme dalam Sejarah
Kaum Quaker, sebuah komunitas religius abad ke-17, berpegang pada keyakinan bahwa setiap manusia mengandung “Cahaya Ilahi”
-
Mobil Listrik Terobosan Rasional Demi Masa Depan NTB
Dengan memakai mobil listrik sebagai kendaraan dinas, Pemprov NTB ikut membangun ekosistem yang mendukung pemanfaatan energi terbarukan.
-
Tumbler dan Cancel Culture: Drama Moral di Era Digital
Dari perspektif ilmu komunikasi, Cancel culture adalah produk interaksi antara teknologi, persepsi, dan simbol kekuasaan
-
Mengapa Arsip Kebudayaan Penting bagi Masa Depan NTB?
Objek Pemajuan Kebudayaan mencakup tradisi lisan, adat-istiadat, seni, pengetahuan tradisional, hingga teknologi lokal
-
Jalan Terjal NTB Menuju Nol Kemiskinan Ekstrem Tahun 2029
Kesempatan kerja yang tidak merata serta akses terhadap pendidikan dan layanan kesehatan yang perlu segera diperbaiki.
-
Menjaga Geopark Rinjani dari Wisata Instan
Rinjani bukan tempat untuk menguji “inovasi” yang memutus relasi manusia dengan gunung.
-
Riuh Kecimol di Tanah Sasak: Sebuah Pertarungan Makna
Akar masalah bukanlah pada penampilan musikalitas Kecimol, namun terletak pada aksi koreografisnya aksi tarian yang vulgar, yang erotis.
-
Berdiskusi Maya Bareng Usman-Acip di Lorong Gelap Politik Indonesia
Usman dan Acip telah ditetapkan sebagai tersangka adalah fakta. Namun kebenaran Usman dan Acip manusia baik tidak akan sirna.
-
Renungan Jumat Berkah: Tegakkan Kepala, Rendahkan Hati
Menegakkan kepala berarti menegakkan prinsip, menolak tunduk pada kebatilan, menolak dijatuhkan oleh hinaan dunia
-
Dana Reses DPR Antara Aspirasi dan Keuntungan Pribadi
Kenaikan anggaran reses ini seharusnya dibarengi dengan aksi nyata dan keterbukaan yang sebanding kepada publik.
-
Dari Dana Mbojo ke Karet Bivak: Jejak Kesetiaan Sultan Muhammad Salahuddin pada Republik Indonesia
Penguasa agung Kesultanan Bima, pemimpin alim dan berjiwa negarawan itu menutup hayatnya jauh dari istana Dana Mbojo
-
Gus Dur dan Kepahlawanan Kemanusiaan di Tengah Keberagaman
Di tengah realitas sosial Indonesia yang plural, Gus Dur melihat keberagaman bukan sebagai ancaman, melainkan sebagai anugerah.
-
Sultan Muhammad Salahuddin Bima XIV: Cahaya dari Dana Mbojo
Sultan Muhammad Salahuddin Bima XIV (1915–1951), seorang raja alim, pemimpin bijak, dan penjaga martabat rakyat
-
Taman Budaya NTB yang Malang dan Terbelakang
Taman Budaya NTB memikul mandat ganda yang esensial. Lembaga tersebut adalah benteng preservasi sekaligus inkubator inovasi.
-
IPM NTB Tumbuh di Atas Rata-Rata Nasional: Saatnya Berhenti Menertawai Diri, Mari Menguatkan Ikhtiar
NTB menjadi provinsi dengan kategori IPM tinggi, dengan laju pertumbuhan 1,19 persen, lebih cepat dari rata-rata nasional yang berada di 1,17 persen
-
Kecimol dan Kesasakan Kita: Menemukan Cermin Akhlak dan Budaya
Kecimol lahir sebagai musik rakyat, pembawa semangat gotong royong, penanda kegembiraan dalam acara masyarakat Sasak, dan perekat sosial masyarakat
-
Pernikahan Dini: Penyebab Perceraian dan Upaya Mengatasinya dalam Perspektif Hukum Keluarga Islam
Media sosial seringkali hanya menampilkan hasil akhir, yaitu kebahagiaan, tanpa proses perjuangan di baliknya.
-
59 Tahun UIN Mataram: Paradoks Unggul dengan Realitas Jalan Gajah Mada
UIN Mataram berdiri di tengah pusaran urbanisasi yang tidak lagi terkendali.
-
Jalan Panjang Menjaga Irama Desa Berdaya NTB
Kolaborasi lintas sektor menjadi napas utama Collaborative Action Desa Berdaya NTB
-
Membedah Dana BTT Pada APBD NTB 2025
Apakah alokasi dana BTT pada APBD 2025 telah "digunakan", telah "dicairkan", atau telah "direalisasikan"?
-
Kasus Keracunan MBG dan Isu HAM: Menghentikannya Justru Bisa Melanggar Hak Dasar Anak Miskin
Program MBG hadir untuk melindungi jutaan anak dari malnutrisi dan stunting, sekaligus menggerakkan ekonomi rakyat kecil
-
Ketika Gaza Plan Memaksa Hamas Menjadi Lebih Realistis
Dalam situasi inilah, menurut saya, Hamas mulai menimbang kembali makna perjuangan bersenjatanya apakah masih realistis untuk dilanjutkan.
-
Madrasah Entrepreneur: Menyatukan Nilai, Ilmu dan Jejaring
Di tengah tantangan pengangguran muda, ketimpangan akses modal, dan ekonomi digital yang bergerak cepat harus direspons cepat.
-
Mencermati dan Memahami Penggunaan BTT dalam Kondisi Mendesak
Belanja Tidak Terduga (BTT) hadir sebagai instrumen kebijakan keuangan daerah yang memberi ruang bagi pemerintah untuk bergerak cepat
-
Homo Lombokensis: Arah Baru Lombok
Arah baru Lombok tidak bisa lagi didasarkan pada legenda, mitos atau bisikan leluhur
-
Irnadi Itulah Solusi
Apakah gubernur NTB harus menggeser Irnadi lalu menggelar seleksi ulang untuk posisi yang sama?
-
Tantangan Utama Gubernur Iqbal dari Bangsa Sasak Sendiri
Berdasarkan pengalaman berpolitik orang Sasak, saya melihat gempita raya itu menjadi pisau bermata dua bagi gubernur Iqbal.
-
Masnun Tahir: Antara UIN Mataram dan NU NTB
Kegemilangan diuji dengan sejauh mana Masnun dapat membangun NU ala Lombok, atau lebih luas lagi NU ala Indonesia timur.