TOPIK
Opini
-
Merawat Kebersamaan Tanpa Unjuk Rasa, MotoGP Wajah Indonesia dari NTB untuk Dunia
Unjuk rasa memang bagian dari hak warga negara, tetapi alangkah indahnya bila hak itu dipakai untuk memperkuat
-
Hultah NWDI: Warisan Spiritualitas dan Kebersamaan
Hultah NWDI lebih dari empat dekade lalu, satu hal yang selalu mengikat ingatan adalah konsistensi kehadiran Maulanassyeikh.
-
Refleksi Pelantikan PW NU NTB: Mengikat Ukhuwah, Menata Masa Depan
Kiprah dan pengabdian Nadlatulul Ulama dalam konteks keumatan dan kebangsaan telah banyak berkontribusi untuk bangsa dan Negara.
-
Menggelitik, Komunikasi Publik Pejabat di Republik dan Posisi Keilmuan Komunikasi yang Pelik
Pemerintah seharusnya memilih strategi diminish atau rebuild yang menekankan empati, bukan stigmatisasi
-
Sasak, Bangsa Tanpa Pemimpin Kultural
Sebelumnya saya ingin perjelas dulu apa yang dimaksudkan pemimpin kultural dalam konteks bangsa Sasak
-
Momentum Maulid: Menyatukan Iman, Ilmu, dan Peradaban
Maulid bukan sekadar ritual tahunan, melainkan momentum refleksi. Dari kegelapan jahiliyah lahir cahaya ketauhidan
-
Sasak, Bangsa Tanpa Jalan Keluar
Sebagai lembaga yang mengklaim diri berbasis orang Sasak, MAS tidak boleh berdiri sebagai hakim.
-
Maulid Nabi, Jalan Cinta dan Hikmah
Hakikat peringatan bukanlah sekedar seremonial, melainkan bagaimana jejak Rasulullah SAW terpatri dalam hidup.
-
Korupsi atau Sistem yang Gelap
Korupsi sejak lama dipahami sebagai bentuk kejahatan yang menghancurkan fondasi sebuah negara.
-
Partai Politik dan Penonaktifan Anggota Dewan: Krisis Sistemik Demokrasi Indonesia
Partai politik tidak boleh lagi bersembunyi di balik penonaktifan anggota dewan. Tanggung jawab sejati terletak pada reformasi sistem kepartaian.
-
Bayang-bayang "Failed State" - Barometer yang Memburuk dan Membaca Gravity of Blame
Kkrisis demokrasi adalah kegagalan sistemik—dengan derajat tanggung jawab yang bertingkat
-
In Memoriam H. Lalu Nasib AR: Orang Sasak Terbaik
Segala penghormatan tidaklah cukup hanya berupa ucapan belasungkawa. Perlu ada permenungan mendalam
-
Desa Berdaya, Jalan Sunyi Penanggulangan Kemiskinan dari Akar
Desa yang selama ini kerap diposisikan sebagai pelaksana kebijakan dari atas, dalam pendekatan Desa Berdaya, posisi itu digeser
-
Tarian NTB di Istana untuk NTB Makmur Mendunia
NTB hendak terus mengukuhkan diri sebagai entitas suku-bangsa besar ke depannya. Bagaimana pun setelah NTB dengan potensi alamnya
-
Amal sebagai Jalan, Rahmat Allah sebagai Tujuan
Surga terlalu agung, terlalu mahal untuk ditukar dengan amal yang sering penuh kekurangan. Yang mengantarkan kita hanyalah Rahmat Allah
-
Gaji Guru: Hak yang Wajib Dijamin Negara
Siapa yang sebenarnya bertanggung jawab terhadap kesejahteraan guru dan dosen di negeri ini?
-
Gubernur NTB dan Ikhtiar Mewujudkan NTB Makmur Mendunia di Usia 80 Tahun Kemerdekaan
Delapan dekade kemerdekaan bukan hanya angka, melainkan ruang perenungan, sejauh mana kita telah melangkah
-
80 Tahun Kemerdekaan, Paradoks Pendidikan Indonesia
Tingkat kesejahteraan guru yang masih banyak jauh dari harapan berdampak pada kualitas guru dan siswa.
-
HUT ke-80 RI, Kami Belum Merdeka
Perasaan Merdeka itu tidak begitu terasa dalam perasaan kesejahteraan, semua hari dan tanggal adalah sama
-
Kebudayaan di Tengah Pesta Kemerdekaan, Simbolik atau Fungsional
Tampilan beragam simbol budaya di tengah kesemarakan perayaan hari kemerdekaan dengan simbol-simbol nasionalisme
-
Merah Putih vs One Piece, Alarm Defisit Nasionalisme
Kesukaan pada satu simbol seperti film acap kali membuat seseorang abai dengan sisi negatif yang ada di baliknya.
-
Hexa Helix Dalam Tahapan Pemilu
KPU sudah menjalankan konsep Hexa Helix dalam tahapan Pemilu serentak tahun 2024 walaupun belum secara tegas dan lugas dalam regulasi
-
Pokir Siluman, Siapa Bertanggungjawab?
Kebijakan pokir pada dasarnya merupakan suara-suara harapan, dan aspirasi rakyat yang diartikulasikan anggota legislatif melalui berbagai mekanisme
-
Membaca Jiwa Merah Putih
Merdeka bukan hadiah yang bisa kita nikmati tanpa batas. Ia adalah amanah yang diwariskan dengan darah dan nyawa.
-
Praktik Baik Kebijakan Publik Berbasis Bukti dari Kabupaten Lombok Tengah
Pendekatan yang bersifat reaktif dan tidak berbasis data cenderung menghasilkan kebijakan yang tidak tepat sasaran, inefisien
-
Dari Puing ke Peluang, Refleksi Gempa Lombok 2018, Bangkitnya Jiwa Kolektif dan NTB Tangguh
Ketika bumi bergolak, warga NTB tidak tenggelam dalam kekacauan, tapi justru saling memanggul beban.
-
Abolisi dan Amnesti Prabowo, Rekonsiliasi Demi Persatuan Bangsa
Kepemimpinan bukan hanya tentang kuasa, tetapi tentang tanggung jawab untuk menyatukan dan menyejahterakan rakyat.
-
Fornas di NTB: Daya Tarik Wisata Hingga Kalkulasi Ekonomi Sang Gubernur
Kenapa pemerintah daerah dan Gubernur sebagai pimpinan tertinggi di daerah bersedia untuk mensupport dan mensukseskan Fornas?
-
Kebijakan Pembiayaan Partai Politik oleh Negara
Praktik kebijakan pembiayaan partai politik oleh negara di Indonesia dilakukan melalui mekanisme bantuan keuangan
-
Gemuruh Body Contest: Mencari Titik Temu Etika, Budaya dan Olahraga di Negeri Seribu Kearifan
Reaksi masyarakat NTB terhadap pertunjukan tubuh dalam lomba body contest bukanlah bentuk kebencian terhadap olahraga khususnya perempuan.