TOPIK
Opini
-
Krisis Pendidikan atau Krisis Seragam?
Ukuran keberhasilan pendidikan bukanlah bertambahnya jenis seragam yang dikenakan siswa, melainkan berkurangnya jumlah anak putus sekolah.
-
Di Balik Narasi APBN yang Selalu 'Sehat dan Terkendali'
Narasi disiapkan sebelum data dilepas ke publik. Bingkai sudah terpasang sebelum foto dipajang.
-
Seragam Boleh Penting, Tapi Anak Tidak Sekolah Jauh Lebih Mendesak
Pemda perlu memahami bahwa biaya pendidikan tidak hanya terdiri atas uang sekolah, ada banyak biaya tidak langsung yang harus ditanggung orang tua.
-
Menguji Janji 'Makmur Mendunia' dari Ruang Kelas SMAN 7 Mataram
Peristiwa ambruknya atap di SMAN 7 Mataram seharusnya menjadi momentum evaluasi serius terhadap tata kelola pendidikan di Nusa Tenggara Barat.
-
Pengangguran Menurun, Apakah NTB Benar-Benar Sedang Bergerak Maju?
jumlah lulusan terus meningkat, dan ekonomi daerah tumbuh tinggi. Namun, semua itu belum sepenuhnya diikuti transformasi pasar kerja.
-
Mengawetkan Kata Membusukkan Makna
Ideologi kita diukur dari seberapa patuh kita mengonsumsi simbol-simbol pemberontakan yang maaf, sudah dijinakkan oleh modal.
-
Bohir Demokrasi dan Transparansi Dana Kampanye
Dalam politik, tidak ada sedekah. Setiap rupiah yang diberikan kepada para bohir dan oligarki, tetap meminta timbal balik.
-
Tak Besar, Tapi Mereka Tak Dilupakan
Pemerintah Provinsi NTB sebenarnya berada dalam keadaan yang tidak sederhana. Ada keinginan mempertahankan, tapi juga harus tunduk pada pusat.
-
Tak Sabar Menanti Status Tambora sebagai Geopark Dunia
Tanpa perlindungan yang kuat melalui status geopark dunia, Tambora terancam kembali menjadi raksasa yang terlupakan.
-
Tambang dan Ilusi Ekonomi NTB
Secara angka, ekonomi NTB tumbuh sangat tinggi, tetapi secara sosial, dampaknya belum tentu dirasakan secara merata oleh masyarakat.
-
Ketika Anak Kehilangan Rasa Aman di Ruang Pendidikan
Hari ini, satu potongan video dapat mengubah anak menjadi konsumsi publik nasional hanya dalam hitungan jam.
-
Ketika Angka Ketimpangan Gender Turun, Mengapa Perempuan NTB Masih Tertinggal?
Ketimpangan gender tidak lahir secara alamiah. Ia dibentuk oleh budaya, kebijakan, pendidikan, relasi keluarga, hingga pasar kerja.
-
Menolak Kereta Gantung Rinjani, Menjaga Harga Sebuah Keaslian
Rinjani bukan sekedar gunung yang menjulang di utara Pulau Lombok, ia adalah ruang hidup.
-
Insentif Kendaraan Listrik : Dari Kebijakan Nasional ke Praktik Daerah
Rencana pemerintah untuk kembali menggulirkan insentif kendaraan listrik pada Juni 2026 patut dibaca lebih dari sekadar kebijakan fiskal biasa.
-
Daycare dan Luka yang Tak Terlihat: Adakah yang Gagal pada Pedagogi Kita?
Peristiwa mengiris hati di Little Aresha Daycare lahir sebagai kegelisahan kolektif yang tidak bisa disederhanakan sebagai pelanggaran individu.
-
NTB Kunci Teluk Saleh: Wisata Tumbuh, Ekologi Tetap Lestari
Ketika banyak daerah membuka pariwisata terlebih dahulu lalu memikirkan perlindungan lingkungan belakangan, Pemprov NTB justru sebaliknya.
-
Di Balik Pertumbuhan Ekonomi 13,64 Persen, Ada Pertanian yang Terabaikan
Kita terlalu sibuk merayakan angka pertumbuhan besar, tetapi lupa bertanya apakah petani mengalami peningkatan kesejahteraan yang signifikan.
-
Membaca Lompatan Ekonomi NTB dalam Setahun: Dari Minus ke Dua Digit
Perubahan terbesar ekonomi NTB dalam satu tahun terakhir terjadi pada sektor pertambangan dan industri pengolahan.
-
Memuliakan vs Mensejahterakan: Pondasi yang Harus Ditegaskan Sejak Awal
Pemerintah daerah bukanlah lembaga moral yang berdiri di ruang hampa nilai, tetapi juga bukan institusi karitatif yang bekerja atas dasar belas kasih.
-
Tumbuh 13,64 Persen Tapi Dibilang Rapuh: Salah Baca atau Salah Narasi?
Menyebut ekonomi NTB rapuh di tengah pertumbuhan lintas sektor bukanlah analisis yang utuh, melainkan penyederhanaan yang prematur.
-
Ranperda Sumbangan Pendidikan: Melegalkan Sesuatu yang Ilegal
Alih-alih menutup celah pungutan liar di sekolah, regulasi ini justru membuka ruang legal bagi penggalangan dana dari orang tua siswa.
-
Jangan Sembunyikan Kewajiban di Balik Kata 'Memuliakan'
Mensejahterakan kaum miskin adalah kewajiban negara, bukan kemurahan hati, apalagi simbol moralitas.
-
Kritik, Etika, dan Batas Hukum di Ruang Digital
Dalam situasi ini, kritik sering kali berubah menjadi serangan massal yang bersifat personal dan destruktif.
-
Paradoks Ekonomi Gen Z: Mengejar Stabilitas di Tengah Ekspektasi dan Persepsi Domestik
Pembicaraan mengenai generasi muda yang masih dibantu secara finansial oleh orang tua sering kali bergerak terlalu cepat menuju penilaian.
-
Paradoks Perlindungan Buruh di Balik Kebijakan May Day 2026
Dalam konteks ini, muncul pertanyaan mengenai posisi dan kewenangan Satgas, apakah hanya bersifat koordinatif dan administratif?
-
Ketahanan Energi Tanpa Keadilan Adalah Janji Semu
Dalam situasi seperti ini, ketahanan energi sering kali dimaknai secara sederhana: mempertahankan ketergantungan pada batu bara.
-
Teror Lingkungan TPA Regional Kebon Kongok
Keputasan optimalisasi berkalai-kali saat kondisi landfill TPA menyentuh titik krisis adalah tanda jika lingkungan berlum sepenuhnya diperhatikan.
-
Otonomi Daerah yang Tersisa
Ada sesuatu yang berubah dalam cara negara hadir di daerah. Ia tidak menghilang, justru semakin terasa.
-
Interpretasi Strategis Pendalaman Kerjasama Pertahanan Indonesia-Amerika Serikat
Indonesia di bawah Presiden Prabowo Subianto sedang mempraktikkan "Realisme Pragmatis" di mana kepentingan nasional didefinisikan secara atomistik.
-
MUSRENBANG: Ajang Konsolidasi Cita-Cita
Proses Musrenbang bukan perhelatan seremonial tahunan, tetapi proses yang harus terus diperbaharui, adaptif terhadap perubahan