Opini
Ahsanul Khalik Mengabdi dengan Hati, Memimpin dengan Solusi
Karier pengabdian Ahsanul Khalik, mulai dari titik paling akar dalam struktur birokrasi
- Lembaga dengan nilai tertinggi dalam Keterbukaan Informasi Publik dari Komisi Informasi.
- Nilai tertinggi dalam pelayanan publik versi Ombudsman RI.
- Satu-satunya Dinas Sosial se-Indonesia yang meraih Penghargaan Pelayanan Publik Ramah Kelompok Rentan Terbaik Tahun 2024 dari Kemenpan-RB.
- Pelaksana SPM bidang sosial terbaik versi Dirjen Bangda Kemendagri.
- Ia pun menerima dua penghargaan dari Menteri Sosial RI sebagai Pembina Tagana Terbaik tahun 2019 dan 2023.
- Penyelesaian Konflik Gili Trawangan
Ahsanul Khalik juga sukses memimpin Satgas Optimalisasi Aset Pemprov di Gili Trawangan.
Konflik aset selama 24 tahun diselesaikan tanpa pendekatan hukum, melainkan lewat diplomasi sosial-ekonomi.
Aset milik Pemprov NTB pun kembali dikuasai oleh Pemerintah Provinsi NTB, yang sudah bertahun-tahun dikuasai oknum pengusaha, masyarakat dan PT. GTI tanpa ada pemasukan bagi Pendapatan Daerah.
Birokrat Kolaboratif
Ahsanul Khalik adalah pemimpin kolaboratif. Ia dikenal akrab dengan semua lapisan masyarakat: dari kelompok rentan, anak-anak, hingga NGO dan lembaga pemerintah pusat. Bagi dia, pengabdian sosial adalah napas yang menjiwai seluruh tugas birokrasi.
Perjalanan sebagai seorang birokrat, sesungguhnya tidak terlepas dari proses penempaan saat menjadi aktivis kampus dan Pemuda, Ahsanul Khalik dikenal sebagai Ketua Unit Kegiatan Mahasiswa pada zaman nya seperti Ketua Senat Mahasiswa, bahkan pernah menjadi Ketua Ikatan Senat Mahasiswa Perguruan Tinggi Swasta se-pulau Lombok, kepala Staf Resimen Mahasiswa NTB, Ketua Pemuda Muhammadiyah NTB dan aktif sebagai aktivis pergerakan kemahasiswaan yang dikenal banyak kalangan di NTB pada era 1990-an sebelum diangkat sebagai Pegawai Negeri Sipil sebagai pilihan jalan pengabdiannya.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Khalik-Ahsanul-25.jpg)