Minggu, 31 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Opini

Ahsanul Khalik Mengabdi dengan Hati, Memimpin dengan Solusi

Karier pengabdian Ahsanul Khalik, mulai dari titik paling akar dalam struktur birokrasi

Tayang:
Dok.Istimewa
Staf Ahli Gubernur Bidang Sosial Kemasyarakatan Ahsanul Khalik. Karier pengabdian Ahsanul Khalik, mulai dari titik paling akar dalam struktur birokrasi. 

Ia bahkan mengusulkan program bantuan modal usaha bagi keluarga korban yang disetujui melalui dana tidak terduga APBD NTB.

Berkantor di Kota Bima

Ketika banjir bandang melanda Kota Bima di akhir 2016, Ahsanul Khalik kembali hadir di garda terdepan.

Bersama Taruna Siaga Bencana, ia berkantor langsung di Kota Bima selama tiga minggu, memastikan kebutuhan awal korban terpenuhi. 

Pada saat kunjungan Gubernur NTB waktu itu bersama Forkopimda sehari setelah banjir bandang, Ia langsung ditunjuk dan diperintah untuk diam di Kota Bima dan diberikan dana ratusan juta yang dititipkan Gubernur untuk memastikan konsolidasi berjalan baik dan kebutuhan korban terpenuhi.

Walaupun pada waktu itu Kepala BPBD NTB juga ada dalam rombongan, dan terbukti dana tersebut dikelola dengan akuntabel dan transparan, yang kemudian sisanya dilaporkan kepada Gubernur untuk Ia serahkan kepada BPBD NTB.

Mendorong Pahlawan, Mengawal Pilkada Damai

Tahun 2017, ia menjadi tokoh sentral dalam pengusulan TGKH. Muhammad Zainuddin Abdul Madjid sebagai Pahlawan Nasional. 

Ia menggerakkan sumber daya Dinas Sosial untuk mengumpulkan arsip dan artefak penting hingga akhirnya pada 9 November 2017, Presiden Jokowi menganugerahkan gelar tersebut secara resmi.

Tahun 2018, ia ditunjuk sebagai Pjs. Bupati Lombok Timur. Dengan program unggulannya, “Si Jumroh” (Silaturahmi Jumat Barokah), ia dan Forkopimda berkeliling masjid-masjid rawan konflik, membangun kepercayaan publik dan meredam potensi gesekan. Hasilnya, Pilkada Lotim berlangsung damai dan aman.

Gempa Lombok dan Ujian Kepemimpinan

Masih di 2018, gempa besar mengguncang Lombok dan Sumbawa. Ahsanul Khalik menunjukkan kepemimpinannya dengan membentuk tim penyisir kebutuhan dasar korban, menjalin kolaborasi dengan TNI, Polri, NGO, dan pemangku kepentingan lainnya. 

Ketika NGO dilarang membangun Hunian Sementara, ia berani mengambil keputusan melawan arus demi kemanusiaan.

Tahun 2019, ia ditugaskan sebagai Kepala Pelaksana BPBD NTB, fokus memperbaiki data dan mempercepat pembangunan Rumah Tahan Gempa (RTG). 

Lewat pendekatan kolaboratif, pembangunan RTG akhirnya bisa diselesaikan hingga 89 persen sebelum pandemi melanda.

Pandemi dan JPS Gemilang

Mei 2020, karena adanya masalah dalam distribusi bantuan JPS Gemilang, pada saat Covied-19 melanda dunia dan NTB juga pada waktu itu, Khalik kembali diminta oleh Gubernur NTB, untuk memimpin Dinas Sosial NTB. 

Ia segera membenahi distribusi JPS Gemilang yang sempat menuai kritik. Bersama timnya, data penerima diperbaiki dan pendistribusian bantuan berjalan efektif hingga program selesai.

Prestasi Nasional dan Pengakuan Luar Biasa

Di bawah kepemimpinannya, Dinas Sosial NTB mencetak sejarah sebagai:

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved