Berita Dompu

Heboh Festival Tambora Dihapus dari Kalender Event Nusantara Kemenparekraf RI

Festival Tambora tahun 2023 akan tetap dihelat oleh Pemerintah Kabupaten Dompu sebagai rangkaian HUT

Penulis: Atina | Editor: Wahyu Widiyantoro
Tribunlombok.com/Setya Krisna Sumarga
KALDERA TAMBORA - Penampakan kaldera raksasa Gunung Tambora berdiameter 7 kilometer, dilihat dari puncak timur gunung. Puncak ini bisa dicapai lewat jalur pendakian Piong, Kecamatan Sanggar, Kabupaten Bima. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Atina

TRIBUNLOMBOK.COM, DOMPU - Kabar mengejutkan menyeruak sejak Selasa (24/1/2023) di Kabupaten Dompu.

Santer disebut, Festival Tambora yang merupakan event tahunan peringatan letusan Gunung Tambora dihapus dari kalender event Nusantara Kemenparekraf RI tahun 2023.

Sekda Dompu, Gatot Gunawan P. Putra yang dikonfirmasi mengatakan, sejauh ini pihaknya belum menerima secara resmi surat dari Kemenparekraf RI.

Termasuk dari Pemerintah Provinsi NTB, belum ada informasi yang pasti.

Tapi ia tidak menampik kabar dihapusnya Festival Tambora dari event Nusantara Kemenparekraf telah beredar luas.

Baca juga: Sejarah Letusan Gunung Tambora dan Jejak Takhta Sultan Ismail di Kesultanan Bima

"Isu dicabutnya ini sudah beredar di kalangan tertentu," akunya, Selasa (24/1/2023).

Kendati demikian, Sekda memastikan Festival Tambora tahun 2023 akan tetap dihelat oleh Pemerintah Kabupaten Dompu.

"Karena sudah masuk event kalender kita dan dirangkaikan dengan HUT Kabupaten Dompu," tegasnya.

Rencananya, Festival Tambora tahun 2023 akan bekerjasama dengan Balai Taman Nasional (BTN) Tambora.

Sekda mengakui, dicoretnya Festival Tambora dari kalender event nasional berpengaruh bagi Kabupaten Dompu, tapi tidak signifikan.

Karena selama ini, Festival Tambora juga berkolaborasi dengan Pemprov NTB melalui GM Geopark Tambora dan BTN Tambora.

“Apalagi tahun ini kegiatan HUT Dompu dan Festival Tambora bertepatan bulan Ramadhan, jadi belum diputuskan apakah setelah lebaran atau bagaimana,” jelas Gatot.

Festival Tambora pertama kali digelar tahun 2015 tepat 200 tahun letusan Tambora dengan tema ‘Tambora Menyapa Dunia’.

Festival Tambora biasanya digelar bulan April yang dirangkaikan dengan HUT Kabupaten Dompu.

Sejumlah prestasi juga diraih dari event tersebut, selain masuk kalender event nasional juga mencatatkan rekor Muri Pawai Budaya Rimpu (pawai adat kain tenun Bima-Dompu).

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Populer
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved