Selasa, 19 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Opini

Program 'NGOPI' di UIN Mataram: Ilmuwan Populis atau Ilmuwan Publik

Integritas keilmuan dan keberanian moral adalah mata uang yang paling berharga bagi seorang intelektual.

Tayang:
Editor: Sirtupillaili
Dok.Istimewa
Salman Faris. Penulis merupakan Dosen Universiti Pendidikan Sultan Idris (UPSI) Malaysia dan Penulis Novel Guru Dane. 

Ruang diskusi harus bertransformasi menjadi laboratorium pemikiran yang menguji ketahanan argumen dan kedewasaan nalar. Para pembicara dituntut untuk hadir sebagai ilmuwan publik yang mencerahkan dan bukan sebagai ilmuwan populis yang meninabobokan peserta dengan retorika kosong. 

Transformasi peran ini sangat krusial bagi masa depan kehidupan intelektual di lingkungan kampus dan masyarakat luas. Kehadiran ilmuwan publik yang berintegritas akan menjadi penjaga kewarasan di tengah arus informasi yang semakin tidak terkendali.

Pilihan untuk menjadi ilmuwan publik memang tidak mudah karena penuh tantangan. Godaan untuk menjadi populer, diterima oleh massa, disponsori oleh negara sangat besar di era digital ini. Gratifikasi instan berupa pujian, bekingan negara, dan dukungan massa seringkali melenakan para akademisi dari tugas utamanya. 

Namun sejarah mencatat bahwa perubahan peradaban yang substansial selalu dimotori oleh pemikiran yang jernih dan berani, bukan oleh sorak sorai kerumunan yang emosional. 

Integritas keilmuan dan keberanian moral adalah mata uang yang paling berharga bagi seorang intelektual. UIN Mataram melalui program semacam “Ngopi” memiliki peluang besar untuk mencetak dan menampilkan figur-figur intelektual sejati dan berisi. 

Harapan besar diletakkan agar forum tersebut mampu melahirkan pencerahan yang hakiki. Bukan sekadar keriuhan yang berlalu begitu saja.

Dan tentu saja, semoga konsisten. Serta wajib dinotulensi.


Malaysia 16-17 Januari 2026.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 4/4
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved