Kota Bima
Stunting di Kota Bima Masih Menjadi Isu Utama, Penanganannya Belum Tunjukkan Hasil Maksimal
Kepala Bappeda Kota Bima Adisan menyebut persoalan stunting di Kota Bima masih menjadi atensi serius pihak Pemkot.
Penulis: Andi Hujaidin | Editor: Laelatunniam
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Andi Hujaidin
TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bima, Adisan menyebut persoalan stunting di Kota Bima masih menjadi atensi serius pihak Pemkot.
Adisan mengatakan target penurunan prevalensi stunting telah dipatok 14 persen pada akhir tahun 2025.
Lebih lanjut ia mengatakan, penanganan kasus stunting di Kota Bima belum mengalami kemajuan yang signifikan.
Untuk itu ia berharap penanganan kasus stunting bisa mendapatkan solusi yang lebih baik, agar Kota Bima bisa terbebas dari kasus stunting, atau sekurang-kurangnya bisa menekan angka stunting.
"Kasus stunting, merupakan kasus yang butuh perhatian serius dari kita semua, Untuk itu, saya berharap Dinas terkait, dalam hal ini, Dinas Kesehatan, dan Dinas P2KB, agar lebih melakukan upaya-upaya pragmatis yang lebih intens di lapangan dalam penangananya," ujarnya saat ditemui Senin (13/1/2025).
Beragam hal penting yang akan menjadi program pemerintah dalam menurunkan angka stunting.
"Peningkatan akses gizi, penyediaan air bersih dan sanitasi, serta edukasi bagi ibu hamil, dan ibu menyusui, selain itu, evaluasi program-program yang telah berjalan pada tahun sebelumnya turut menjadi fokusnya guna memastikan efektivitas intervensi di lapangan," terangnya.
Adisan mengatakan pihaknya akan membentuk tim monitoring dan evaluasi yang akan memastikan setiap program berjalan sesuai target.
"Itu juga yang akan kami lakukan kedepannya," tandasnya.
Anggota DPR RI Mahdalena Alokasikan Dana 1 Miliar Dorong Peningkatan UMKM di Kota Bima |
![]() |
---|
RSUD Kota Bima Segera Dibangun, Peletakan Batu Pertama Dijadwalkan Juni 2025 |
![]() |
---|
Rimpu Mantika Sukses Digelar, Dispar Kota Bima Tekankan Pentingnya Menjaga Keaslian Budaya |
![]() |
---|
Produksi Sampah Mencapai 80 Ton per Hari, Kota Bima Baru Tangani 65 Persen |
![]() |
---|
ASN Pemkot Bima Dilarang Menambah Libur Lebaran, Sanksi Menanti Bagi yang Melanggar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.