NTB
Produksi Sampah Mencapai 80 Ton per Hari, Kota Bima Baru Tangani 65 Persen
Penulis: Andi Hujaidin | Editor: Laelatunniam
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Andi Hujaidin
TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA – Produksi sampah di Kota Bima mencapai 150 meter kubik atau sekitar 80 ton per hari. Jumlah tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kota (Pemkot) Bima karena terus menumpuk di Tempat Pembuangan Akhir (TPA).
Namun, hingga saat ini, kapasitas pelayanan pengelolaan sampah baru mencakup 35 dari total 41 kelurahan yang ada. Hal ini disebabkan keterbatasan tenaga kebersihan yang dimiliki Dinas Lingkungan Hidup, yaitu sebanyak 193 orang.
Kondisi ini diperparah dengan daya tampung TPA Oi Mbo yang telah melebihi kapasitas. Timbunan sampah di lokasi tersebut kini bahkan mencapai ketinggian 4 hingga 7 meter di atas bak penampungan.
Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Bima, A. Rahman Abidin, menegaskan komitmennya untuk menuntaskan persoalan sampah di Kota Bima demi menciptakan lingkungan yang bersih dan asri.
Di samping terus mengajak masyarakat untuk menjaga kebersihan, ia juga mengajak para akademisi untuk berkontribusi menyumbang ide dan gagasannya untuk menuntaskan masalah sampah di Kota Bima.
"Saya dan Wakil Wali Kota sangat konsen betul terhadap kebersihan Kota Bima, apapun akan kami lakukan demi merubah wajah kota ini agar terlihat bersih dan asri," terangnya Rabu (16/4/2025).
Wali Kota Bima menambahkan, saat ini Kota Bima memiliki infrastruktur Command Center, ke depan kita akan memperluas jangkauannya untuk memantau titik rawan pembuangan sampah oleh masyarakat secara sembarangan dengan memberikan punishment secara moral.
"Politik anggaran kita arahkan fokus pada kebersihan. Melalui pergeseran APBD tahun 2025, kita siapkan tambahan kontainer 10 unit, doser 1 unit, 5 unit dum truck dan dokumen rencana induk pengelolaan persampahan untuk 20 tahun kedepan," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/TPA-Kota-Oimbo-Bima.jpg)