Rannya Agustyra Kristiono-HBK Peduli Salurkan Air Bersih ke Warga Lombok yang Terdampak Kekeringan

HBK Peduli mengirim air bersih di empat kabupaten di Pulau Lombok yakni Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, dan Lombok Timur

ISTIMEWA
Wakil Ketua II DPD Partai Gerindra Rannya Agustyra Kristiono bersama Yayasan HBK Peduli turun langsung menyalurkan air bersih ke sejumlah lokasi terdampak kekeringan, Selasa (3/10/2023). 

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT - Bencana kekeringan masih melanda sejumlah wilayah di Pulau Lombok, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) hingga Oktober 2023 ini.

Wakil Ketua II DPD Partai Gerindra Rannya Agustyra Kristiono bersama Yayasan HBK Peduli turun langsung menyalurkan air bersih ke sejumlah lokasi terdampak kekeringan, Selasa (3/10/2023).

Rannya bersama HBK Peduli juga menyalurkan air bersih kepada warga terdampak kekeringan di Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat dan Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah.

Putri Almarhum anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra yakni H. Bambang Kristiono (HBK) itu menerangkan, setiap harinya, HBK Peduli mengirim air bersih di empat kabupaten di Pulau Lombok yakni Kabupaten Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Utara, dan Lombok Timur.

"Kegiatan ini adalah salah satu kegiatan tetap HBK Peduli, yang dulu Ayah saya Pak H. Bambang Kristiono kawali, tugas saya melanjutkan amanah beliau untuk terus membantu masyarakat," ujar Rannya.

Baca juga: Rannya Kristiono Terpilih Jadi Ketua Tidar NTB, Bertekad Beri Hattrick Kemenangan untuk Prabowo

Sepeninggal HBK, Rannya yang maju menjadi Caleg DPR RI Dapil NTB II Pulau Lombok ini mengomandoi gerakan HBK Peduli di banyak kegiatan-kegiatan sosial.

"Dulu, ayah saya telah memberikan contoh dan teladan bagaimana bisa hadir di tengah penderitaan rakyat. Sebagai anak, tugas saya adalah melanjutkan ikhtiar baik yang sudah dirintis oleh beliau sejak lama untuk masyarakat Pulau Lombok," sambung Rannya.

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi NTB, sebanyak 577.025 jiwa yang terdiri dari 163.699 kepala keluarga di 70 kecamatan di Provinsi NTB, terdampak kekeringan akibat fenomena alam El Nino.

Imbasnya, beberapa wilayah tersebut mengalami kekurangan air bersih, produksi hasil tanam petani berkurang, dan beberapa dampak lainnya.

Ketua Tunas Indonesia Raya (TIDAR) Provinsi NTB itu menuturkan, selain setiap hari mendistribusikan air bersih, HBK Peduli juga telah membangun sejumlah sumur bor di empat Kabupaten di Pulau Lombok.

Baca juga: Sosok Rannya Agustyra Kristiono, Putri HBK yang Jadi Caleg DPR RI Dapil Pulau Lombok di Pemilu 2024

Sepanjang tahun 2022, HBK telah membawa program aspirasi yang berasal dari Kemenhan RI untuk membangun sumur-sumur bor di titik-titik pemukiman warga yang selama ini selalu mengalami bencana kekeringan.

Rannya bakal terus mencari kesempatan untuk terus bisa turun melihat kondisi masyarakat Pulau Lombok.

Saat menyalurkan air bersih di Dusun Apitaik, Desa Guntur Macan, Kecamatan Gunung Sari, Kabupaten Lombok Barat, Rannya menyempatkan diri berdialog bersama masyarakat.

Rannya mengaku banyak mendapat ilmu baru setelah berdiskusi langsung dengan warga.

Terutama tentang bagaimana warga tetap bertahan di tengah kondisi kekeringan dan sistem penyaluran air bersih yang sudah dikembangkan warga selama ini.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved