Berita Lombok Timur

Pemda Lombok Timur Bakal Bangun Lapak UMKM di Taman Zam Square Pancor Tanpa Uang APBD

Pemda Lombok Timur menegaskan pembangunan lapak UMKM ini tanpa memakai uang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

TRIBUNLOMBOK.COM/AHMAD WAWAN SUGANDIKA
Kepala BPKAD Lombok Timur H. Hasni menjawab TribunLombok.com, Rabu (22/2/2023). Pemda Lombok Timur menegaskan pembangunan lapak UMKM ini tanpa memakai uang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TIMUR - Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Timur bersama Bank NTB Syariah berencana memanfaatkan sebagian lapak di Taman Zam Square untuk dikelola.

Menurut rencana, lapak ini dibangun dengan konsep modern dan diisi beberapa UMKM di Lombok Timur.

Hal ini juga bagian dari upaya Pemda Lombok Timur untuk menghidupkan wisata religi di wilayah tersebut.

Pemda Lombok Timur menegaskan pembangunan lapak UMKM ini tanpa memakai uang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Yang perlu diingatkan, pembangunan yang rencananya akan dilakukan di Taman Zam Square Pancor tersebut tidak melalui mekanisme pembayaran APBD," ucap Kepala Dinas Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) H. Hasni menjawab TribunLombok.com, Jumat (24/2/2023).

Baca juga: 42 Lapak Pedagang di Taman Udayana Akan Dibongkar, Sisanya Direnovasi

BPKAD tidak banyak terlibat dengan pembangunan tersebut karena anggaran pembangunannya bersumber dari pusat.

Kendati demikian, BPKAD Lombok Timur siap jika sewaktu-waktu diperlukan untuk mendukung proyek tersebut.

Mengingat di Taman Zam Square Pancor tersebut masih ada lahan kosong yang bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dengan catatan perlu ditata rapi di titik tertentu.

"Oleh pihak Bank NTB Syariah, juga mempunyai hajatan yang sama dengan Pemda mungkin melalui dana CSR-nya," kata Hasni.

Kabar baik tersebut, kata dia, harus dioptimalkan dengan cara memberi dukungan.

"Kalau Bank NTB misalnya bersedia membiyayai proyek itu seluruhnya kenapa kita harus mengeluarkan dana, tetapi jika tidak bisa selesai oleh Bank NTB saya kira patut juga Pemda memberikan dukungan," tegasnya.

Namun sejauh ini belum ada pembahasan kapan rencananya pembangunan akan dilakukan, hingga pihaknya berharap apa yang dihajatkan oleh Bank NTB Syariah tersebut bisa dilakukan secepatnya.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved