Opini
Tahun Baru Islam dalam Semangat NTB Makmur Mendunia
Hari ini NTB membutuhkan hijrah yang sama. Hijrah dari budaya yang hanya dikenang menjadi budaya yang menggerakkan.
Kita memiliki jejak peradaban Samalas yang menjadi pelajaran dunia tentang hubungan manusia dan bencana. Kita memiliki Kota Tua Ampenan sebagai simbol keterbukaan dan perjumpaan antarbangsa.
Kita memiliki masyarakat adat Bayan yang menjaga tradisi berabad-abad. Kita memiliki manuskrip, bahasa, seni, dan berbagai kekayaan budaya yang belum sepenuhnya dikenal dunia.
Semua itu adalah modal peradaban.
Dan peradaban tidak dibangun hanya dengan beton, jalan raya, atau gedung-gedung tinggi. Peradaban dibangun melalui gagasan, nilai, pengetahuan, identitas, dan karakter masyarakatnya.
Tahun Baru Hijriah mengingatkan kita bahwa setiap perubahan besar selalu diawali oleh keberanian untuk berhijrah. Hari ini NTB membutuhkan hijrah yang sama. Hijrah dari budaya yang hanya dikenang menjadi budaya yang menggerakkan.
Hijrah dari warisan yang hanya disimpan menjadi warisan yang dimanfaatkan. Hijrah dari identitas yang hanya dibanggakan menjadi identitas yang mampu menghadirkan kesejahteraan.
Inilah makna terdalam dari perjalanan menuju NTB Makmur Mendunia.
Sebuah perjalanan yang tidak meninggalkan akar sejarahnya. Sebuah perjalanan yang menjadikan Islam sebagai sumber nilai dan kebudayaan sebagai sumber kekuatan. Sebuah perjalanan yang memadukan tradisi dengan inovasi, identitas dengan kemajuan, lokalitas dengan globalitas.
Menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, mari kita jadikan momentum ini sebagai awal hijrah peradaban. Hijrah menuju NTB yang lebih maju, lebih berkarakter, lebih berbudaya, dan lebih percaya diri menghadapi dunia.
Sebab dunia tidak akan mengenal kita karena menjadi seperti orang lain.
Dunia akan mengenal NTB ketika NTB mampu menunjukkan dirinya sendiri: berakar kuat pada nilai-nilai Islam, bertumpu pada kebudayaannya, dan melangkah mantap menuju masa depan yang makmur mendunia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Tahun-Baru-Islam-48H.jpg)