Berita Bima
Ibu Hamil di Kota Bima Keguguran, Tidak Tertolong karena Dokter Kandungan Cuti Lebaran
Ada empat dokter kandungan yang bertugas di Kota Bima namun cuti dengan berbagai alasan
Penulis: Andi Hujaidin | Editor: Wahyu Widiyantoro
Sudah ada upaya menghubungi petugas medis di Rumah Sakit Daerah Kota Bima dan menanyakan dokter kandungan.
"Setidaknya kami bisa dapat kepastian kalau dilarikan ke RSUD Kota, ada dokter kandungan," jelasnya.
Tapi kabar yang didapat, dokter kandungan sedang cuti.
Dikabarkan ada empat dokter kandungan yang bertugas di Kota Bima.
Namun semuanya izin. Mulai dari izin cuti, izin sakit, hingga izin ibadah keagamaan.
Puncaknya Jumat 4 April 2025 sekitar Pukul 01.10 Wita, pasien A mengalami pendarahan. Kali ini lebih banyak dari sebelumnya.
Akhirnya A dilarikan ke RS Kota Bima, dengan harapan dapat penanganan lebih.
"Sesuai perkiraan sebelumnya, petugas piket bilang, tidak ada dokter kandungan. Akhirnya ditangani petugas medis yang siaga," terangnya.
Begitu mendapat penanganan medis, didapati gumpalan daging keluar bersamaan dengan pendarahan pasien.
Menurut petugas medis, gumpalan daging berair itu adalah janin yang sel-selnya tidak aktif lagi.
"Istri saya dinyatakan keguguran," katanya.
Akhirnya petugas medis RSUD Kota Bima menyarankan untuk USG ke dokter kandungan yang diperkirakan akan masuk pada Jumat (4/4/2025) sore.
Tujuannya untuk memastikan tindakan lanjutan untuk mencegah terjadi pendarahan lanjutan.
Atas kejadian ini, Haris mengaku tidak menyalahkan pihak mana pun.
"Kejadian ini jangan sampai terulang. Jangan ada lagi ibu-ibu hamil lainnya jadi korban karena dokter libur, sakit dan cuti. Pelayanan medis yang maksimal adalah hak dasar," tegasnya.
Sementara itu, Pihak RSUD Kota Bima sampai dengan saat ini masih belum menjawab konfirmasi dari TribunLombok.
(*)
Kabur ke Tangerang, Buron Kasus Korupsi KUR BNI Woha Bima Serahkan Diri ke Jaksa |
![]() |
---|
Warga di Bima Alami Krisis Air Bersih Gara-gara Mesin Pompa PDAM Rusak |
![]() |
---|
Mahasiswa di Kota Bima Ditemukan Berlumuran Darah di Kamar Kos, Diduga Korban Penganiayaan |
![]() |
---|
6 Mahasiswa Bima Ditetapkan Tersangka Perusakan Mobil Dinas, PBHM Dorong Pendekatan Restoratif |
![]() |
---|
Pemkot Bima Berencana Bangun Taman dan Alun-Alun di Lapangan Serasuba dengan Anggaran Rp4 Miliar |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.