Berita Bima

Ibu Hamil di Kota Bima Keguguran, Tidak Tertolong karena Dokter Kandungan Cuti Lebaran

Ada empat dokter kandungan yang bertugas di Kota Bima namun cuti dengan berbagai alasan

Penulis: Andi Hujaidin | Editor: Wahyu Widiyantoro
TRIBUNLOMBOK.COM/ANDI HUJAIDIN
IBU HAMIL KEGUGURAN - Tampak Depan RSUD Kota Bima. Seorang ibu hamil mengalami keguguran dan tidak mendapat penanganan saat dirujuk ke RSUD Kota Bima. Ada empat dokter kandungan yang bertugas di Kota Bima namun cuti dengan berbagai alasan. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Andi Hujaidin

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA BIMA - Janin pasien ibu hamil asal Kelurahan Tanjung, Kota Bima tak tertolong. 

Pasien inisial A (40) mengalami pendarahan hingga keguguran karena tak ada satu pun dokter kandungan yang melakukan penanganan medis.

Pasien dengan usia kehamilan menginjak dua bulan ini sudah mengalami pendarahan selama dua hari.

Awalnya, A pada Rabu 2 April 2024 malam mengalami sakit di perut bagian bawah. 

Sesaat kemudian, bercak darah keluar saat buang air seni.

Baca juga: Sekda Kota Bima Serukan Kepedulian Sosial dan Gotong Royong dalam Pesan Idul Fitri

Ditemani suami Pasien, Haris, A dilarikan ke IGD Puskemas Paruga Kelurahan Dara Kota Bima pukul 23.00 Wita. 

Hasil pemeriksaan petugas jaga, pasien mengalami pendarahan ringan.

Pasien hanya ditangani dua perawat jaga IGD. 

Adapun dokter umum, hanya melakukan pemeriksaan luar, tanpa berani memberikan tindakan.

"Untuk bisa dapat tindakan, harus dilakukan USG. Tapi petugas masih libur. Kami diminta datang lagi 8 April," ujar Haris menirukan keterangan perawat.

Puskesmas pun tak berani merekomendasikan obat. 

Obat penguat janin harus keluar dari dokter kandungan. 

"Istri diminta bed rest total (istirahat) total. Kalau pendarahan lagi, diminta kembali ke Puskesmas," katanya.

Hingga Kamis 3 April 2025, pasien masih mengalami pendarahan sementara sakit di bagian perut dan pinggang semakin menjadi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved