Senin, 18 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Komunitas Akarpohon Gelar Perayaan Buku “Teori Pernikahan Bahagia” Karya Aliurridha

Aliurridha menceritakan, ide awal novel ini berdasarkan cerpennya berjudul Teori Pernikahan Bahagia yang terbit di Koran Tempo pada 27 November 2022.

Tayang:
Editor: Sirtupillaili
Dok.Istimewa
Suasana perayaan buku di Segara Space, Taman Baru, Kota Mataram, pada Sabtu, 27 Juli 2024 malam. 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Komunitas Akarpohon Mataram menggelar Perayaan Buku novel “Teori Pernikahan Bahagia” karya Aliurridha yang diterbikan Falcon Publishing, Juni 2024.

Perayaan buku itu digelar di Segara Space, Taman Baru, Kota Mataram, pada Sabtu, 27 Juli 2024 malam.

Dalam acara tersebut, hadir Aliurridha selaku penulis, Jamiluddin Nur sebagai pembedah, Mila Sari sebagai pemandu, serta Danang Setiawan selaku penampil.

Buku novel Teori Pernikahan Bahagia merupakan buku tunggal pertama Aliurridha.

Diskusi dipandu Mila Sari, Duta Bahasa NTB 2023 yang meraih 1st runner-up Puteri Indonesia NTB 2024.

Aliurridha menceritakan, ide awal novel ini berdasarkan cerpennya berjudul Teori Pernikahan Bahagia yang terbit di Koran Tempo pada 27 November 2022.

Di cerpen itu, ia mencoba bereksperimen menulis cerpen menggunakan bentuk penulisan karya ilmiah.

Baca juga: Komunitas Akarpohon Gelar Perayaan Buku Musik Akhir Zaman Karya Kiki Sulistyo

Kemudian pada awal tahun 2023, Aliurridha dihubungi pihak Falcon yang tertarik membeli cerpen tersebut untuk diadaptasi menjadi film.

Ia ditawarkan untuk membuat cerpen tersebut menjadi novel. Ia mengakui ada perbedaan dari cerpen dan novel yang baru terbit ini.

“Terkait apa perbedaan cerpen dan novel, di novel ada kultur Arab sedangkan di cerpen tidak menceritakan kultur arab. Dari cerpen itu, hanya teori dari salah satu tokoh Hermawan yang saya kembangkan,” ujar dosen Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Mataram (Unram) ini.

Selain menulis novel, Aliurridha juga menulis cerpen, esai, puisi, dan resensi. Karyanya tersebar di berbagai media massa.

Cerpennya berjudul Metamorfosa Rosa terpilih dalam antologi Cerpen Pilihan Kompas 2021 (Kompas, 2022). Pada tahun 2023 dia diundang sebagai emerging writer untuk menghadiri Makassar International Writers Festival.

Di tahun yang sama novelanya berjudul Lisa Menjadi Lumb-Lumba memenangkan sayembara menulis Kisah di Balik 98 dan telah diterbitkan dalam antologi cerita pilihan Dee Lestari (Falcon Publishing, 2024).

Terkait ide-ide cerita dalam karyanya, Aliurridha mengaku mendapatkannya dari cerita-cerita di sekitarnya.

“Saya temukan cerita di sekitar saya, yang mendesak saya menuliskannya. Saya menangkap realitas di sekitar saya, kemudian mengolahnya menjadi karya sastra,” ungkap Aliurridha.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved