Kamis, 14 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Berita Kota Mataram

Proyek Kampung Nelayan Merah Putih di Mataram Dikebut, Ditarget Beroperasi Oktober 2026

Proyek Kampung Nelayan Merah Putih di Kota Mataram ditargetkan rampung dan mulai beroperasi pada Oktober 2026.

Tayang:
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Idham Khalid
TRIBUNLOMBOK.COM/Ahmad Wawan Sugandika
KAMPUNG NELAYAN - Sekda Kota Mataram, Lalu Alwan Basri saat menjelaskan progres pembangunan KNPM Kota Mataram. Pembangunannya ditargetkan rampung Oktober 2026 ini. 

Ringkasan Berita:
  • Kawasan ini akan dilengkapi pasar ikan higienis, cold storage, bengkel nelayan, hingga pusat pengolahan ikan terintegrasi.

 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM - Kawasan pesisir Kota Mataram bersiap menyambut transformasi besar melalui proyek Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP).

Proyek yang merupakan program strategis Presiden Prabowo-Gibran ini terus menunjukkan perkembangan signifikan dan kini tengah digenjot agar dapat rampung serta mulai beroperasi pada Oktober mendatang.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Mataram, Lalu Alwan Basri, menegaskan bahwa progres pembangunan fisik di lapangan terus dipantau secara ketat. 

Meski awalnya ditargetkan selesai pada akhir tahun, pemerintah pusat kini mendorong percepatan agar proyek ini tuntas lebih awal untuk mendukung integrasi ekonomi nelayan secara nasional.

“Progresnya setiap saat, setiap waktu, terus berkembang. Harusnya memang selesai akhir tahun, tapi secara nasional ditargetkan September atau Oktober sudah selesai. Mudah-mudahan bisa segera rampung,” ucap Sekda Alwan setelah dikonfirmasi, Rabu (13/5/2026).

Berbeda dengan proyek pembangunan biasa, KNMP di Kota Mataram mengedepankan konsep terintegrasi.

Alwan menekankan bahwa pihaknya tidak hanya mengejar persentase pembangunan fisik semata, melainkan sangat memperhatikan kualitas hasil pekerjaan kontraktor agar manfaatnya dapat dirasakan jangka panjang oleh para nelayan.

Di dalam kawasan kampung nelayan ini, nantinya akan tersedia berbagai fasilitas vital yang saling terhubung untuk mendukung ekosistem kerja nelayan dari hulu ke hilir. 

Baca juga: Cara Daftar Rekrutmen 35.476 Manajer Kopdes Merah Putih dan Pengelola Kampung Nelayan Merah Putih

Beberapa fasilitas utama yang sedang dibangun meliputi Pasar Ikan Higienis dan Terintegrasi. Disana nanti menjadi tempat transaksi hasil laut yang lebih bersih dan modern.

Selain itu, akan ada Cold Storage (Gudang Beku). Fasilitas penyimpanan untuk menjaga kesegaran ikan hasil tangkapan nelayan.

Adapula area perbengkelan bagi nelayan, sebagai tempat khusus bagi nelayan untuk memperbaiki mesin atau sarana melaut mereka.

Terakhir ada pusat pengolahan ikan. Disana nanti ada area untuk memberikan nilai tambah pada produk perikanan sebelum dipasarkan.

“Jadi ini semua terintegrasi di dalam namanya kampung. Nelayan datang, ikannya bisa masuk ke cold storage, lalu dibawa ke pasar. Kalau ada mesin yang rusak, sudah ada perbengkelan di sana. Bahkan jika ada kelebihan tangkapan, ada tempat pengolahan ikan yang bagus,” jelas Sekda Alwan.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved