Berita Lombok Barat

Festival Panen Hasil Belajar Meriahkan Lokakarya Pendidikan Guru Penggerak di Lombok Barat

Aula SMPN 2 Lingsar menjadi saksi keseruan festival panen hasil belajar dalam rangka Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak angkatan 9.

Penulis: Sinto | Editor: Endra Kurniawan
TribunLombok.com/Istimewa
Festival panen hasil belajar dalam rangka Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Lombok Barat di Aula SMPN 2 Lingsar, 27-28 April 2024. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK BARAT - Aula SMPN 2 Lingsar menjadi saksi keseruan festival panen hasil belajar dalam rangka Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak angkatan 9 Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Acara ini berlangsung selama 2 hari. Kegiatan dimulai dengan kelas belajar bagi para guru penggerak padaSabtu (27/4/2024), sementara puncaknya adalah Festival Panen Hasil Belajar pada Minggu (28/4/2024).

Acara yang diselenggarakan di bawah pengawasan Pelaksana Jabatan (Pj) Bupati H Ilham didukung oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Lombok Barat Maad Adnan.

Baca juga: Tingkatkan Inovasi dan Kreativitas, 43 Guru di Mataram Mengikuti Pelatihan Guru Penggerak

Dengan penuh semangat, Pj Bupati disambut oleh tarian selamat datang dari siswa-siswi SMPN 2 Lingsar di halaman aula, menyemarakkan suasana sejak awal acara.

Kehadiran para siswa-siswi dalam penampilan seni tradisional juga menambah nilai tersendiri bagi acara ini. Tarian-tarian seperti Gandrung dan Tari Budaya Sasak, serta peragaan busana dari SMK N 1 Gerung, memberikan warna dan semangat baru dalam perhelatan tersebut.

Pj Bupati Lombok Barat memberikan arahan dan membuka rangkaian acara dengan penyematan kain tradisional kepada koordinator guru penggerak angkatan 7 Kabupaten Lombok Barat.

Ia jugat menegaskan, peran sentral guru dalam mendukung peningkatan usia rata-rata lama sekolah di kabupaten tersebut. Sehingga guru penggerak didorong untuk terus bergerak dan menginspirasi, tidak hanya selama mengikuti program saja, tetapi nanti ketika sudah dinyatakan lulus.

Ketua Pengajar Praktik Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Lombok Barat Dedi Yusuf menjelaskan, sebanyak 65 calon guru penggerak telah menyiapkan stand pameran yang menampilkan secara jelas dan nyata program serta hasil belajar yang mereka capai selama program pendidikan guru penggerak.

Lebih lanjut, Dedi menegaskan keberhasilan acara ini berkat kerja sama yang solid antara BGP, Dikbud, serta para pengajar praktik dan calon guru penggerak, bahkan kepala bidang GTK Dr Ahmad Sujai.

Pihaknya memantau langsung persiapan yang dilaksanakan beberapa hari sebelumnya. Pada festival ini, kepala sekolah dari masing-masing CGP juga turut hadir memberikan dukungan maksimal kepada para guru penggerak.

Selain itu, acara juga dimeriahkan oleh penampilan peserta didik. Siswa-siswi dari berbagai sekolah menampilkan tarian tradisional seperti Gandrung dan Tari Budaya Sasak, serta peragaan busana hasil karya siswa-siswi SMKN 1 Gerung.

Kegiatan ini menjadi tonggak akhir sebelum para calon guru penggerak dinyatakan lulus dalam program pendidikan tersebut, diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan di Kabupaten Lombok Barat.

Baca juga: Guru Penggerak di Lombok Timur Bisa Langsung Promosi Jadi Kepala Sekolah

Acara Festival Panen Hasil Belajar Lokakarya 7 Program Pendidikan Guru Penggerak Angkatan 9 Kabupaten Lombok Barat berhasil menarik perhatian masyarakat pendidikan.

Melalui serangkaian kegiatan yang dipenuhi semangat dan dedikasi, para guru penggerak angkatan 9 berhasil memamerkan karya-karya mereka yang menginspirasi.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved