Pemakaman Jenazah Paus Benediktus XVI Istimewa dan Paling Unik Dalam Sejarah Dunia

Puluhan ribu orang hadir secara langsung di Lapangan Basilika Santo Petrus Vatikan saat misa pemakaman jenazah Paus emeritus tersebut.

Editor: Dion DB Putra
Photo by Alberto PIZZOLI / AFP
Para pengusung jenazah mengikuti Uskup Agung Jerman Georg Gaenswein membawa peti jenazah Paus Emeritus Benediktus XVI pada awal misa pemakamannya di lapangan Santo Petrus di Vatikan, pada 5 Januari 2023. 

TRIBUNLOMBOK.COM, VATIKAN - Jenzah Paus Benediktus XVI telah dimakamkan di ruang bawah tanah Basilika Santo Petrus Vatikan, Kamis 5 Januari 2023.

Puluhan ribu orang hadir secara langsung di Lapangan Basilika Santo Petrus Vatikan saat misa pemakaman jenazah Paus emeritus tersebut.

Ratusan juta orang menyaksikan lewat siaran langsung televisi dan live streaming.

Baca juga: Uskup Agung Georg Gaenswein Ungkap Kata-kata Terakhir Paus Benediktus XVI

Ibadah pemakaman jenazah Paus Benediktus XVI dilaksanakan di Basilika Santo Petrus Vatikan di Roma, salah satu tempat paling suci dan tempat ziarah penting bagi umat Katolik sejagat.

Paus Fransiskus, pemimpin Gereja Katolik saat ini, memimpin ritus pemakaman untuk Paus Emeritus Benediktus XVI, yang meninggal dunia pada 31 Desember 2022.

Lahir di Jerman dengan nama Joseph Ratzinger, ia dipilih menjadi paus pada Mei 2005 setelah kematian Paus Yohanes Paulus II.

Pada bulan Februari 2013, Paus Benediktus XVI secara mengejutkan mengumumkan pengunduran dirinya diri dari jabatan Takhta Suci karena alasan kesehatan.

Paus Fransiskus melihat para pengusung jenazah bersiap untuk membawa peti mati Paus Emeritus Benediktus XVI pada akhir misa pemakamannya di lapangan Santo Petrus di Vatikan pada 5 Januari 2023.  Paus Fransiskus memimpin pemakaman  pendahulunya Benediktus XVI di Vatikan, sebuah peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya di zaman modern.
Paus Fransiskus melihat para pengusung jenazah bersiap untuk membawa peti mati Paus Emeritus Benediktus XVI pada akhir misa pemakamannya di lapangan Santo Petrus di Vatikan pada 5 Januari 2023. Paus Fransiskus memimpin pemakaman pendahulunya Benediktus XVI di Vatikan, sebuah peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya di zaman modern. (AFP/VINCENZO PINTO)

Langkah Benediktus merupakan sesuatu yang belum pernah terjadi dalams sejarah Katolik Gereja sejak abad ke-15.

Tidak ada paus yang pernah mengundurkan diri sejak Gregorius XII pada 1415, dan Benediktus XVI menjadi orang pertama yang melakukannya dengan sukarela sejak Paus Selestinus V pada tahun 1294.

Keputusan Ratzinger - karena kesehatan yang buruk dan diperparah oleh beban jabatan paus - juga menjadi alasan mengapa persemayaman dan pemakamannya sangat istimewa dan unik. Sangat berbeda dari Paus yang lain.

"Ini pemakaman yang khusyuk namun sederhana, seperti yang diminta Benediktus XVI dalam wasiatnya," kata juru bicara Vatikan, Matteo Bruni.

Sekurang-kurangnya ada tiga alasan mengapa pemakaman sang Paus Emeritus disebut spesial dan unik.

1. Paus memimpin upacara pemakaman

Pemakaman seorang paus biasanya dipimpin oleh sosok yang disebut Camerlengo, bahasa Italia untuk pelayan kantor rumah tangga kepaussan.

Foto udara menunjukkan alun-alun Lapangan Basilika Santo Petrus selama misa pemakaman Paus Emeritus Benediktus XVI di Vatikan pada 5 Januari 2023. Paus Fransiskus memimpin pemakaman pendahulunya Benediktus XVI pada 5 Januari 2023 di Vatikan, sebuah peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya di zaman modern.
Foto udara menunjukkan alun-alun Lapangan Basilika Santo Petrus selama misa pemakaman Paus Emeritus Benediktus XVI di Vatikan pada 5 Januari 2023. Paus Fransiskus memimpin pemakaman pendahulunya Benediktus XVI pada 5 Januari 2023 di Vatikan, sebuah peristiwa yang belum pernah terjadi sebelumnya di zaman modern. (AFP/FILIPPO MONTEFORTE)

Camerlengo bertanggung jawab k memimpin Gereja Katolik saat tidak ada paus yang menjabat.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved