Demo Mahasiswa dan Ojol di Mataram

Bendera Merah Putih di Halaman Polda NTB Diturunkan Secara Paksa Para Demonstran

Aksi demontrasi juga semakin mencekam dengan masa aksi yang melakukan pelemparan batu ke para persoel polisi yang bertugas melakukan pengamanan.

|
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Idham Khalid
TRIBUNLOMBOK.COM/WAWAN SUGANDIKA
DEMO OJOL NTB - Aksi demonstrasi yang di lakukan komunitas Ojol NTB di Mapolda NTB, Sabtu (30/8/2028). Massa aksi mengamuk di depan markas Polda NTB hingga membakar kantor DPRD NTB. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika

TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM - Aksi demontrasi yang dilakukan gabungan mahasiswa dari sejumlah universitas di NTB hingga komunitas ojek online (Ojol) di Polda NTB berlangsung dalam suasana tegang, Sabtu (30/8/2025).

Aksi demontrasi juga semakin mencekam dengan masa aksi yang melakukan pelemparan batu ke para persoell polisi yang bertugas melakukan pengamanan.

Lemparan batu tersebut juga merusak papan pemberitahuan yang terpajang di depan pintu Polda NTB.

Corat coret dengan kalimat revolusi juga menghiasi sejumlah tembok, bahkan bendera merah putih yang berkibar di tiang bendera di halaman markas Polda diturunkan paksa.

Tiang bendera dirusak, masa mengambil bendera kebangsaan sembari meneriaki kalimat “Revolusi”.

Masa aksi sempat ditemui oleh Waka Polda NTB, Brigjen Hari Nugroho. Mereka juga sempat saling lempar argumen.

Masa aksi yang dengan tegas meminta supaya Kapolda NTB, Irjen Pol Hadi Gunawan datang menemui geram, karena mereka sudah jauh hari bersurat untuk ditemui, namun hingga acara demontrasi di gelar Kapolda disebutkannya mangkir dan menolak untuk bertemu masa.

Baca juga: BREAKING NEWS: Mahasiswa Bakar Kantor DPRD NTB

Salah seorang masa aksi, berteriak dengan lantang jika pihak pendemo hanya ingin bertemu dengan Polda.

“Kami kondusip kapolda komdusip, kita hanya meminta Polda yang datang menemui kami, kami rela bermalam disini, sampai Polda datang menemui kami gimanapun caranya,” tegasnya.

Dari sinilah ketegangan juga semakin mencekam, masa aksi yang geram dengan Kapolda NTB yang diwakili Wakapolda yang menemui pendemo membuat mereka bergeliat.

Aksi saling dorong tak bisa di hindari, hingga memaksa pihak kepolisian memukul mundur para pendemo.

Dua mobil taktis diterjunkan, dengan barisan lengkap Polisi memukul mundur pendemo hingga keluar dari Mabes Polda NTB.

Masa aksi kemudian berhamburan, dan sementara ini demontrasi usai dengan masa yang berhamburan keluar.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved