Breaking News:

Berita Lombok

KPK Ungkap 5 Penyebab Rendahnya Integraitas Parpol, Ini Saran bagi Kader Golkar NTB

Lili Pintauli Siregar sebut ada lima penyebab rendahnya integritas parpol di Indonesia, ini saran yang diberikan untuk Kader Golkar

Penulis: Sirtupillaili | Editor: wulanndari
Dok. KPK
Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar memberikan materi bimbingan teknis kepada kader Partai Golkar di NTB, Rabu (30/6/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar mengungkap, lima masalah utama penyebab rendahnya integritas partai politik (Parpol) di Indonesia.

Kelima masalah mendasar itu yakni belum ada standar etika partai dan politisi.

Sistem rekrutmen yang belum berstandar.

Sistem kaderisasi yang belum berjenjang dan belum terlembaga.

Masih rendahnya pengelolaan dan pelaporan pendanaan partai.

”Serta belum terbangunnya demokrasi internal partai,” ungkap Lili, pada kegiatan Bimbingan Teknis Pencegahan Korupsi bagi Anggota Fraksi Golkar DPRD Provinsi dan Kabupaten/Kota se-NTB, di Same Hotel, Rabu (30/6/2021).

KPK juga memahami, persoalan pendanaan merupakan salah satu permasalahan partai.

Baca juga: Wakil Ketua KPK Beri ‘Warning’ Agar Kepala Daerah di NTB Tidak Korupsi

Baca juga: Korupsi Benih Jagung di NTB Rugikan Negara hingga Rp 27 Miliar

Karenanya, KPK mendorong peningkatan pendanaan partai yang berasal dari anggaran negara.

Lima persoalan mendasar tersebut merupakan hasil kajian KPK bersama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Selanjutnya menjadi dasar KPK menyusun Sistem Integritas Partai Politik (SIPP).

Saat memberikan materi bimbingan teknis kepada kader Partai Golkar NTB di Mataram, Lili meminta kepada jajaran kader Partai Golkar menerapkan SIPP tersebut.

“Penting bagi Partai Golkar untuk mengelola risiko korupsi di internal parpol dengan menerapkan SIPP,” katanya.  

SIPP, kata Lili, sangat urgen karena akan menjaga marwah dan tujuan pendirian partai politik yang diamanatkan konstitusi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved