Breaking News:

Kasus Eks Anggota DPRD NTB Cabuli Anak Kandung Mandek? Ini Penjelasan Polresta Mataram

Penanganan kasus pencabulan anak kandung oleh AA, mantan anggota DPRD NTB mandek, sampai saat ini belum ada kejelasan akhir dari perkara

TribunLombok.com/Sirtupillaili
Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa ditemui pewarta 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Penanganan kasus pencabulan anak kandung oleh AA (65), mantan anggota DPRD NTB mandek.

Sampai saat ini belum ada kejelasan akhir dari penanganan perkara tersebut.

Penyidik Polresta Mataram belum melengkapi berkas perkara yang diminta Kejaksaan Negeri (Kejari) Mataram. Sehingga belum bisa lanjut ke persidangan.

Terakhir, Kejari Mataram mengeluarkan P-20, yakni pemberitahuan kepada Polresta Mataram batas waktu penyidikan sudah habis.

Kasat Reskrim Polresta Mataram Kompol Kadek Adi Budi Astawa yang dikonfirmasi menjelaskan, sampai saat ini Polresta Mataram belum menerima fisik P-20 dari Kejari Mataram.

Baca juga: Kasus Pencabulan Anak Kandung oleh Bekas Anggota DPRD NTB Mandek

Kegiatan penyidikan, kata Kadek, masih berjalan dengan normatif.

Tonton Juga :

”Karena ada beberapa petunjuk dari Jaksa yang harus kita penuhi,” kata Kompol Kadek.

Sayangnya, beberapa petunjuk tersebut belum bisa mereka penuhi.

Baca juga: Koalisi Kecewa Penanganan Kasus Pencabulan Anak Kandung oleh Mantan DPRD NTB Lambat

Halaman
12
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved