Breaking News:

Dinkes Tak Temukan Pencemaran di Lingkar Pabrik Tembakau, Soroti Kandang Bebek Dekat Rumah Warga

Tim Dinas Kesehatan Provinsi NTB tidak menemukan pencemaran lingkungan yang mengganggu kesehatan masyarakat lingkar pabrik tembakau.

Dok. Dinas Kesehatan NTB
KESEHATAN: Tim kesehatan lingkungan Dinas Kesehatan NTB turun melakukan pemeriksaan di Dusun Eat Nyiur, Desa Wajageseng, Lombok Tengah, Minggu (21/2/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Tim Dinas Kesehatan Provinsi Nusa Tenggara  Barat (NTB) tidak menemukan pencemaran lingkungan yang mengganggu kesehatan masyarakat lingkar pabrik tembakau, di Dusun Eat Nyiur, Desa Wajegeseng, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah.

Hal itu dipastikan berdasarkan hasil inspeksi kesehatan lingkungan (IKL) selama dua hari.

Minggu dan Senin, 21- 22 Februari 2021, lalu.

Kepala Dinas Kesehatan Provinsi NTB dr H Lalu Hamzi Fikri menjelaskan, tim kesehatan lingkungan Dinkes Provinsi NTB dan Lombok Tengah, serta Puskesmas Wajegeseng langsung turun melakukan IKL sejak kasus itu mencuat.

"Tujuanya untuk mengetahui kondisi resiko lingkungan, khususnya pencemaran udara akibat pabrik rokok di sekitar rumah warga," katanya, Jumat (25/2/2021).

IKL dilakukan sekaligus mengetahui kualitas sanitasi (jamban keluarga), sarana air bersih, tempat sampah, serta Saluran Pembuangan Air Limbah (SPAL).

IKL dilaksanakan di rumah warga atas nama Maulida Nurbiati (8).

KESEHATAN: Tim kesehatan lingkungan Dinas Kesehatan NTB turun melakukan pemeriksaan di Dusun Eat Nyiur, Desa Wajageseng, Lombok Tengah, Minggu (21/2/2021). 
KESEHATAN: Tim kesehatan lingkungan Dinas Kesehatan NTB turun melakukan pemeriksaan di Dusun Eat Nyiur, Desa Wajageseng, Lombok Tengah, Minggu (21/2/2021).  (Dok. Dinas Kesehatan NTB)

Maulida merupakan anak Fatimah (40), salah satu ibu rumah tangga yang jadi terdakwa karena melempar gudang pabrik tembakau UD Mawar Punya, di desanya. 

Anak tersebut sakit selama dua bulan dan hampir lumpuh.

Halaman
123
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Maria Sorenada Garudea Prabawati
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved