Breaking News:

Penyebab Ibu-ibu di Lombok Lempar Pabrik Tembakau: Kesal Anak Sesak Napas, Satu Bocah Nyaris Lumpuh

Aksi ibu-ibu melempar pabrik tembakau di Dusun Eat Nyiur, Desa Wajageseng dipicu atas aktivitas pabrik yang dianggap mengganggu kesehatan warga

TribunLombok.com/Sirtupillaili
SAKIT: Maulida Nurbaiti tidak berdaya digendong sang nenek Jumenah karena sesak napas dan nyaris lumpuh, Sabtu (20/2/2021). Rumahnya tepat di samping pabrik.  

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Aksi ibu-ibu melempar pabrik tembakau di Dusun Eat Nyiur, Desa Wajageseng, Kecamatan Kopang, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB) bukan tanpa alasan.

Pelemparan dipicu kekesalan mereka atas aktivitas pabrik yang dianggap mengganggu kesehatan warga.

Sejumlah warga yang ditemui TribunLombok.com, di dusun tersebut mengeluhkan hal sama.

Mereka sudah tidak tahan karena setiap hari harus menghirup bau menyengat dari pabrik tembakau UD Mawar, di perkampungan mereka.

Baca juga: 4 Ibu-ibu Beserta 2 Balita Dipenjara karena Dituduh Lempar Pabrik Tembakau di Lombok Tengah

"Saya batuk dan sesak pak gara-gara tembakau ini," kata Jumenah (50), warga Dusun Eat Nyiur, Desa Wajageseng yang tinggal di sekitar lokasi pabrik, Sabtu (20/2/2021).

Saat subuh, warga mulai mencium bau menyengat dari aktivitas pabrik yang menyatu dengan permukiman warga itu.

"Tenggorokan terasa kering, batuk dan dada saya sakit," keluhnya, sembari menggendong cucunya.

Baca juga: Kaget Istri Ditahan Tanpa Pemberitahuan, Suami: Anak di Rumah Sering Tanya Ibu ke Mana?

Cucunya Maulida Nurbaiti (8), juga mengalami sakit sesak napas, tenggorokan kering, disertai sakit dada.

"Kalau dimasukkan air minum atau nasi, dadanya terasa sakit. Batuk dan sakit di tenggorokan," katanya.

Halaman
1234
Penulis: Sirtupillaili
Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved