Rumah sakit dan Faskes Diminta Waspada Campak
Berdasarkan data hingga minggu ke-11 tahun 2026, tercatat sebanyak 58 KLB campak di 39 kabupaten/kota yang tersebar di 14 provinsi
1. Infeksi telinga
2. Diare dan muntah
3. Dehidrasi
4. Pneumonia
5. Kebutaan
6. Bronkitis pada anak
7. Encephalitis atau radang otak
Pemeriksaan
Pemeriksaan klinis dokter biasanya sudah cukup untuk mendiagnosis campak berdasarkan gejala-gejala yang muncul.
Namun, dalam beberapa kasus, pemeriksaan tambahan seperti tes darah dan atau swab tenggorokan mungkin diperlukan untuk mengkonfirmasi diagnosis.
Pencegahan
1. Imunisasi campak
2. Berikan ASI untuk mencegah infeksi ini pada bayi
3. menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat seperti mencuci tangan
4. Rutin mendisinfeksi benda dan permukaan di rumah
5. Meningkatkan kekebalan tubuh anak dengan memberi asupan makanan yang bergizi, tidur yang cukup serta rutin berolahraga
Hal-hal yang perlu diperhatikan terkait penyakit campak
1. Mengurangi aktivitas terlalu banyak di luar rumah
2. Hindari bersin sembarangan
3. Hindari melakukan kontak dengan orang lain
4. Membiasakan rajin mencuci tangan
(*)
| Status KLB Campak Dicabut, Dinas Kesehatan NTB Siagakan Ratusan Intel Kesehatan |
|
|---|
| Petugas Kesehatan Haji NTB Pantau Intensif Jemaah dari Zona KLB Campak Cegah Penularan di Tanah Suci |
|
|---|
| Label Nutrisi pada Minuman Berpemanis, Cek Arti Level A Sampai D |
|
|---|
| Nakes di 14 Provinsi Dapat Prioritas Vaksinasi Campak |
|
|---|
| Nakes Bisa Kerja ke Luar Negeri, Cari Info Lowongan di Migrant Career Center |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/IGD-Rumah-Sakit-Provinsi-NTB.jpg)