BI NTB Ungkap Alasan Cabai Rawit Didatangkan dari Luar Daerah
Pasokan dari petani lokal NTB diperkirakan baru akan mulai membanjiri pasar dalam beberapa minggu ke depan
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Wahyu Widiyantoro
Rinna merinci bahwa skema harga telah ditetapkan dengan jelas untuk memangkas rantai distribusi yang mahal. Cabai tersebut akan dikelola oleh mitra di Lombok Tengah, yang akan didistribusikan ke pengecer maupun konsumen secara langsung.
“Harga kepada pengecer itu adalah sebesar Rp68.000. Jadi konsumen bisa membeli harga di antara Rp68.000 sampai Rp73.000 nantinya,” ucap Rinna.
Untuk menjaga agar harga tersebut dipatuhi, setiap pedagang yang menerima pasokan cabai intervensi ini akan ditempeli stiker khusus sebagai penanda.
“Kita pastikan bahwa setiap yang menerima cabai ini kita pasang stiker sehingga kita tahu bahwa cabai yang dijual itu adalah cabai yang merupakan intervensi dari kegiatan fasilitasi distribusi pangan,” tambahnya.
(*)
| Ikhtiar NTB Kendalikan Harga Cabai Lewat Sektor Pendidikan |
|
|---|
| Butuh Offtaker untuk Datangkan Cabai dari Luar NTB |
|
|---|
| Sidak di Pasar Brang Biji Sumbawa, Gubernur Iqbal Temukan Harga Cabai Masih 'Pedas' |
|
|---|
| Atasi Kenaikan Harga Cabai, Pemprov NTB Datangkan Pasokan dari Sulawesi |
|
|---|
| Cabai Rawit dan Emas Perhiasan Picu Inflasi di NTB 5,37 Persen |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/HARGA-CABAI-DI-KOTA-MATARAM-2026.jpg)