Dapur MBG di Mataram Terbakar, Kerugian Ditaksir Capai Rp100 Juta
Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut, namun kerugian ditaksir mencapai Rp100 juta lebih.
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Sirtupillaili
Ringkasan Berita:
- Kebakaran SPPG terjadi pada sore hari saat warga sedang beraktivitas.
- Lokasi dapur MBG dekat dengan area permukiman padat penduduk.
- Petugas Damkarmat Mataram bergerak cepat melokalisir dan memdamkan api.
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) alias dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jalan Panji Tilar No.1, Kelurahan Kekalik Jaya, Kecamatan Sekarbela, terbakar pada Kamis sore (9/4/2026).
Kebakaran yang menimpa properti milik Ibu Rusniah tersebut dilaporkan terjadi sekitar pukul 16.15 WITA.
Warga yang melintas di jalan tersebut merekam dan menyaksikan insiden tersebut dari pinggir jalan.
Beruntung respons cepat ditunjukkan tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Mataram dalam menangani musibah kebakaran tersebut, sehingga api tidak semakin membasar.
Tim Damkarmar langsung bergerak dari posko dan tiba di lokasi kejadian hanya dalam waktu 5 menit (respon time), menempuh jarak sekitar 4,6 kilometer.
Kepala Dinas Damkarmat Kota Mataram, H. Rudi Suryawan, SH, melalui Danton Peleton 2, Lalu Satriawan, SH, mengonfirmasi bahwa pihaknya mengerahkan kekuatan penuh untuk melokalisir api agar tidak merembet ke bangunan sekitar.
"Kami mengerahkan 5 unit armada pemadam, yang terdiri dari Unit Tanki, Morita, Kajama Dobel, Kajama Supply, dan Unit 04, dengan total 14 personel di lapangan," ujar Lalu Satriawan dalam laporan resminya.
Baca juga: BGN Tegaskan SPPG NTB Harus Higienis, Standar Lingkungan Tak Bisa Ditawar
Kronologi Pemadaman
Setibanya di lokasi, petugas langsung melakukan upaya penyemprotan dan blokade api. Kerja keras tim membuahkan hasil, api berhasil dipadamkan sepenuhnya dalam waktu kurang lebih 1 jam.
Setelah api dinyatakan padam, petugas melakukan proses pendinginan dan pengecekan menyeluruh di area SPPG (MBG) wilayah Kekalik itu untuk memastikan tidak ada titik api tersembunyi (hotspot) yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Kerugian Materiil
Meski tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian materiil yang dialami pemilik bangunan ditaksir mencapai Rp100 juta. Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang.
Kondisi di lokasi saat ini telah dinyatakan aman dan terkendali. Personel Damkarmat telah kembali ke posko dalam keadaan selamat setelah memastikan situasi benar-benar kondusif.
| BGN Tegaskan SPPG NTB Harus Higienis, Standar Lingkungan Tak Bisa Ditawar |
|
|---|
| Klarifikasi Motor MBG, BGN: 25.000 Unit Dipesan Tahun 2025, Realisasi 21.800 |
|
|---|
| Heboh Mobil MBG Dipakai Jemput Penumpang di Lombok, Pemilik Akui Khilaf |
|
|---|
| Insentif Rp6 Juta Per Hari Bisa Dihentikan Jika SPPG Tidak Penuhi Standar |
|
|---|
| SPPG Bersatus Suspend Terancam Ditutup Apabila Tidak Ada Perbaikan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Kebakaran-Dapur-MBG.jpg)