Kemenkumham NTB

Bangun Kedisiplinan dan Kekompakan, Lapas Terbuka Lombok Tengah Gelar Pembinaan FMD

apas Terbuka Lombok Tengah Kanwil Kemenkumham NTB menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) di Lias, Lombok Utara.

Penulis: Sinto | Editor: Endra Kurniawan
TribunLombok.com/Istimewa
Lapas Terbuka Lombok Tengah gelar kegiatan Pembinaan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) di Lias, Lombok Utara pada 24-25 Juni 2024. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Lapas Terbuka Lombok Tengah Kanwil Kemenkumham NTB menyelenggarakan kegiatan Pembinaan Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) di Lias, Lombok Utara pada 24-25 Juni 2024.

Kegiatan ini diselenggarakan dalam upaya membangun kedisiplinan dan mempererat kekompakan.

FMD ini dirancang sebagai salah satu langkah strategis untuk meningkatkan integritas dan profesionalisme yang diikuti oleh seluruh jajaran Lapas Terbuka Lombok Tengah dan melibatkan Aparat Penegak Hukum (APH).

Baca juga: Lapas Terbuka Lombok Tengah Gelar Pelatihan Bahasa Isyarat untuk Peningkatan Pelayanan Disabilitas

Kegiatan dibuka secara simbolis oleh Kepala Lapas Terbuka Lombok Tengah, Agung Putra yang dalam sambutannya menekankan pentingnya kedisiplinan dan mental yang kuat dalam menjalankan tugas sehari-hari.

"Fisik yang prima, mental yang tangguh, dan disiplin yang tinggi adalah fondasi penting untuk kita semua dalam memberikan pelayanan yang terbaik. Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat memperkuat kebersamaan dan semangat kerja sama di antara kita," ungkap Agung Putra.

Program FMD yang diadakan di kawasan Lias ini mencakup berbagai aktivitas yang menantang dan membangun, seperti latihan fisik, simulasi tim, dan sesi pembentukan karakter.

Para peserta diajak untuk keluar dari zona nyaman mereka dan bekerja sama dalam berbagai tugas yang dirancang untuk menguji kekuatan fisik serta ketahanan mental.

Baca juga: Siap Raih Predikat Wilayah Bebas Korupsi, Lapas Terbuka Lombok Tengah Ikuti Desk Evaluasi

Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memperkuat rasa solidaritas dan kerja tim di antara para pegawai.

"Kebersamaan dalam menghadapi tantangan dan saling mendukung adalah kunci untuk membangun tim yang kuat dan solid. Kami yakin, pengalaman ini akan memberikan dampak positif bagi seluruh peserta dalam menjalankan tugasnya di Lapas" pungkas Agung Putra.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved