Berita Lombok Tengah

Kemendikbudristek Bakal Bantu Pengembangan Olahan Empon-empon UMKM Lombok Tengah

Kemendikbudristek bersama Universitas Brawijaya dan Universitas Mataram melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

Penulis: Sinto | Editor: Endra Kurniawan
TribunLombok.com/Istimewa
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), Universitas Brawijaya dan Universitas Mataram melakukan kerja sama dengan Pemkab Lombok Tengah terkait pengembangan produk olahan pangan empon-empon. 

Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto

TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) bersama Universitas Brawijaya dan Universitas Mataram melakukan kerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

Kerja sama kali ini dilakukan dalam pengembangan produk olahan pangan empon-empon produksi UMKM lokal di Lombok Tengah.

Guru Besar Universitas Brawijaya Prof Susinggih Wijana mengungkapkan, tujuan kerja sama ini untuk mempercepat pertumbuhan industri.

Dikatakannya, kerja sama ini juga mendapat suntikan dana dari Kemendikbudristek. Pihaknya mengaku bakal mengawal produksi empon-empon ini mulai dari proses bahan baku sampai pemasaran.

Baca juga: Pemkab Lombok Tengah Sosialisasi Program Pesiar

"Dari Universitas Brawijaya dan Universitas Mataram akan membantu pemasaran melalui digital," ungkap Prof. Susinggih singkat.

Kepala Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Lombok Tengah Ikhsan mengatakan, Kemendikbudristek bersama dua universitas tertarik melakukan ikhtiar yang lebih besar dalam upaya mengangkat potensi empon-empon.

"Tanaman olahan empon-empon ini sudah mendapat standar dari nasional yang di endorse Menteri Koperasi dan UKM. Kami mewakili di Jakarta dua hari lalu," kata Ikhsan saat dikonfirmasi Tribun Lombok Rabu, (29/5/2024).

Dikatakannya, olahan empon-empon ini kedepan akan dikembangkan dengan beraneka produk.

Sementara ini, tersedia jajanan hangat jahe gulung, wedang jahe, jamu kunyit asam, jamu komplit, jahe merah plus, sari kunyit, dan lainnya.

"Kami ingin mencoba mengurangi tingkat ketergantungan kimia. Oleh karena itu, kami bersama UMKM menghadirkan tanaman herbal ini dalam bentuk produk," ujar Ikhsan.

Pihaknya mengajak masyarakat mulai membudidayakan tanaman herbal berupa empon-empon yang memiliki banyak khasiat.

Baca juga: Penerima Beasiswa Kedokteran Pemkab Lombok Tengah Sabet Juara 2 Lomba Tartil Tingkat Nasional

Hal ini karena tanaman ini mudah tumbuh. Halaman rumah bisa dimanfaatkan. Empon-empon ini tidak merusak tanaman lain.

"Tanaman empon-empon tersebut diproduksi di Desa Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, Lombok Tengah," pungkas pria yang juga menjabat Ketua Pengurus Daerah Muhamadiyah Lombok Tengah itu.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved