Berita Lombok Tengah

6 Fakta Upaya Pencarian Dokter Wisnu dengan Penyelaman: Ditemukan Palung, Drone Bawah Laut Mati

Pencarian selama Dokter Muda RSUD Praya Lombok Tengah Lalu Wisnu Aditiya dilakukan selama 11 hari

Penulis: Sinto | Editor: Wahyu Widiyantoro
ISTIMEWA
Kolase Dokter Wisnu (kiri) dan drone bawah laut Direktorat Polairud Polda NTB yang digunakan untuk pencarian di Perairan Gili Gansing, Lombok Tengah, Minggu (28/4/2024). 

Pihaknya kemudian kembali ke pinggir pantai dan memperbaiki baru kemudian bisa kembali dioperasikan.

Pihaknya juga sebelum berangkat juga melakukan doa bersama agar apa yang diniatkan bisa berhasil. Tapi sayangnya sampai selesai belum membuahkan hasil.

4. Faktor Psikologis

Turmuzi menjelaskan, saat melakukan pencarian lewat drone bawah laut dan kemudian melakukan penyelaman, tim penyelam mengakui suasana kebatinan terasa berbeda.

"Jadi memang kawan-kawan penyelam bilang, jujur saja hawanya beda komandan mereka bilang. Artinya tidak seperti biasanya kita melakukan penyelaman di tempat-tempat lain pencarian korban.

"Kemarin itu kok tidak seperti biasanya. Kalau kita bilang itu hawa mistis itu mungkin bisa jadi. Namanya juga di laut kan. Kemungkinan-kemungkinan itu juga ada," beber Turmuzi.

Baca juga: Hilang Saat Memancing, Dokter Muda RSUD Praya Lombok Tengah Belum Ditemukan Setelah 2 Hari Pencarian

6. Pencarian Terus Dilanjutkan

Sejak awal bersama Basarnas pada tanggal 17 April hingga tanggal 23 April 2024, diputuskan pencarian dihentikan sementara.

Namun karena ada permintaan dari pihak keluarga, akhirnya kemudian menambahkan pencarian selama dua hari hingga tanggal 25 April 2024.

Selanjutnya pada tanggal 27 April 2024, karena ada permintaan pihak keluarga Dokter Wisnu kepada Polairud Polda NTB kemudian turun kembali back up Polairud Polda NTB.

(*)

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved