Dokter Wisnu Belum Ditemukan hingga Hari ke-12, Keluarga di Lombok Lakukan Pencarian Sendiri
Pihak keluarga korban masih tetap melakukan pencarian hingga hari ini, meski Badan Sar Nasional (Basarnas) NTB telah menghentikan operasi pencarian.
Penulis: Sinto | Editor: Sirtupillaili
Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Hari ini, Sabtu (27/4/2024), tepat hari ke-12 hilangnya Doker Wisnu, di perairan Pantai Lancing, Desa Mekarsari, Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah.
Pihak keluarga korban masih tetap melakukan pencarian hingga hari ini, meski Badan Sar Nasional (Basarnas) NTB telah menghentikan operasi pencarian terhadap Dokter Wisnu sejak Selasa (23/4/2024).
Perwakilan keluarga korban Lalu Herdian Okantara mengatakan, pencarian dokter RSUD Praya itu terus dilakukan setelah sebelumnya dinyatakan dihentikan.
"Pencarian terus kita lakukan. Kemarin dibantu oleh Polairud Polda NTB. Drone juga terus kita naikkan, mudahan ada petunjuk," ungkap Lalu Okan.
Lalu Okan membenarkan bahwa SOP pencarian oleh Basarnas memang sampai hari ke tujuh.
Baca juga: KRONOLOGI Dokter Muda RSUD Praya Lombok Tengah Tenggelam saat Mancing, Nasibnya Belum DIketahui
Namun atas kesepakatan bersama dengan pihak keluarga, akhirnya pencarian bisa ditambah lagi sampai hari yang tidak ditentukan.
"Alhamdulillah masih ada dari Basarnas, BNPB, DAMKAR, PRAMUKA, TNI-Polri dan jajarannya, MAPALA. Ada juga dari berbagai relawan lainnya," kata Lalu Okan.
Jika kemudian dari tim pencari dan relawan sudah menghentikan, maka pihak keluarga yang akan terus melanjutkan pencarian secara mandiri.
"Jika tidak ditemukan, pencarian tetap berhenti dan Pak Dokter dianggap telah meninggal dunia. Tapi pihak keluarga akan tetap berupaya mencari," pungkasnya.
Diberitakan sebelumnya, Rabu (17/4/2024) lalu, sampan yang ditumpangi Dokter Lalu Wisnu Aditya Wardana bersama dua orang lainnya terhempas gelombang besar di perairan Lancing hingga membuat kapal nahas tersebut terbalik.
Dua orang selamat, sementara Dokter Wisnu belum diketahui keberadaannya hingga hari ini. Sampan yang ditumpangi ketiganya terhempas ombak dan terbalik.
Dua orang yang selamat adalah rekan korban bernama Erwin, dan Kapten kapal Muhariamin.
(*)
Kronologis Penemuan Jasad Bayi Membusuk di Lombok Tengah, Kini Sedang Diautopsi di RS Bhayangkara |
![]() |
---|
Penemuan Mayat Bayi di Bawah Pohon Singkong di Praya, Polisi Buru Pelaku |
![]() |
---|
Awal Mula Penemuan Mayat Bayi di Lombok Tengah: Sempat Diseret Anjing, Dibongkar Setelah Dilaporkan |
![]() |
---|
VIRAL Warga di Lombok Lombok Tengah Temukan Mayat Bayi Membusuk Terbungkus Kain Putih |
![]() |
---|
Rekan Investor Mengaku Telah Mengembalikan Sertifikat ke Pemilik Tanah Bukit Mandalika |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.