Berita Lombok Tengah
Tim SAR Resmi Hentikan Pencarian Dokter Muda asal Lombok Tengah yang Hilang saat Memancing
Tim Search and Rescue (SAR) Mataram secara resmi menghentikan pencarian dokter muda RSUD Praya Lombok Tengah, Lalu Wisnu Aditia Wardana, Selasa (23/4/
Penulis: Sinto | Editor: Endra Kurniawan
Laporan Wartawan Tribunlombok.com, Sinto
TRIBUNLOMBOK.COM, LOMBOK TENGAH - Tim Search and Rescue (SAR) Mataram secara resmi menghentikan pencarian dokter muda RSUD Praya Lombok Tengah, Lalu Wisnu Aditia Wardana, Selasa (23/4/2024).
Lalu Wisnu Aditia Wardana sebelumnya hilang dihempas ombak laut saat memancing ikan, Rabu (17/4/2024) sekitar pukul 15.00 Wita.
Koordinator Taruna Siaga Bencana (Tagana) Lombok Tengah, Husni Tamrin mengatakan, penghentian pencarian karena sesuai standar operasional prosedural (SOP).
Baca juga: KRONOLOGI Dokter Muda RSUD Praya Lombok Tengah Tenggelam saat Mancing, Nasibnya Belum DIketahui
"Bahwa korban yang hilang di laut akan dicari selama sepekan. Jika dalam sepekan tidak membuahkan hasil maka pencarian dinyatakan dihentikan," ujar Husni Thamrin kepada Tribun Lombok di Praya, Selasa (23/4/2024).
Dikatakannya, selama proses pencarian, Tim SAR gabungan yang terdiri dari Basarnas, TNI AL, Tagana, dan keluarga korban tenggelam sudah melakukan pencarian sampai Pantai Torok Aik Belek.
"Pagi tadi pukul 10.30 Wita, tim menurunkan penyelam lokal dari Sekotong untuk melakukan pencarian di TKP. Tapi hasilnya masih nihil," katanya.
Sementara itu, Humas SAR Mataram I Gusti Lanang Wiswananda mengatakan tim darat juga melakukan pencarian bersama keluarga korban, bahkan Basarnas menggunakan drone.
"Tapi tanda-tanda penemuan korban masih nihil. Kemudian, hasil briefing sore ini pencarian dari Tim SAR yang dipimpin oleh Basarnas pencarian dihentikan karena SOP pencarian sampai 7 hari," jelas I Gusti.
Dihubungi Tribun Lombok, Baiq Ernawati, bibi korban mengatakan pihak keluarga masih terus berupaya mencari korban meskipun tanpa didampingi petugas penyelamatan.
"Banyak juga dari semua rekan-rekan relawan, masyarakat, instansi, komunitas, para nelayan, anak-anak muda, keluarga, dan warga setempat ikut berpartisipasi mencari dokter Wisnu," beber I Gusti.
Bahkan kata Erna sapaannya pada Senin (22/4/2024) kemarin, puluhan santri dari salah dari Pondok Pesantren di Kecamatan Praya Barat, Lombok Tengah ikut melaksanakan pencarian di tepi pantai Lancing Lombok Tengah.
Baca juga: Hilang Saat Memancing, Dokter Muda RSUD Praya Lombok Tengah Belum Ditemukan Setelah 2 Hari Pencarian
"Setiap hari ada anak-anak pondok pesantren datang ke lokasi juga untuk berdoa bersama mendoakan korban," pungkas Erna.
Sebelumnya, Humas Search and Rescue Mataram I Gusti Lanang Wiswananda mengatakan peristiwa perahu karam yang ditumpangi dokter Wisnu dengan dua temannya tenggelam, pada Rabu (17/4/2024) kemarin sekitar pukul 15.00 Wita.
Lanang mengatakan perahu korban terbalik seusai dihantam gelombang di sekitar perairan Pantai Lancing, Dusun Tampah, Desa Mekarsari Kecamatan Praya Barat, Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat (NTB).
(*)
4 Desa di Lombok Tengah jadi Contoh Pencegahan Perkawinan Anak: Punya Perdes & Program Pemberdayaan |
![]() |
---|
Penemuan Mayat Bayi di Bawah Pohon Singkong di Praya, Polisi Buru Pelaku |
![]() |
---|
Rekan Investor Mengaku Telah Mengembalikan Sertifikat ke Pemilik Tanah Bukit Mandalika |
![]() |
---|
Ribuan Masyarakat Padati Tabligh Akbar Ustadz Das'ad Latif di Polres Lombok Tengah |
![]() |
---|
Dai Kondang Ustad Das'ad Latif Isi Ceramah di Polres Lombok Tengah Malam Ini |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.