Kadis DPMD Lombok Tengah Minta Kades dan Warga Desa Prako Ikuti Aturan Soal Perangkat Desa

Warga dan aparat Desa Persiapan Prako Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah menaati aturan pengangkatan perangkat desa.

Penulis: Lalu Helmi | Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM/LALU HELMI
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lombok Tengah Zaenal Mustakim 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Lalu Helmi

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Lombok Tengah Zaenal Mustakim merespons polemik pengangkatan perangkat desa di Desa Persiapan Prako Kecamatan Janapria, Kabupaten Lombok Tengah.

Zaenal Mustakim meminta kepada Penjabat Kepala Desa Persiapan Prako mengikuti aturan dalam proses pengangkatan perangkat desa tersebut.

Tak hanya itu, DPMD Lombok Tengah juga mengimbau masyarakat untuk jeli membaca aturan sebagai rujukan pengambilan keputusan.

"Kita terus ingatkan agar semua pihak baik Pj kadesnya, tokoh masyarakat dan lainnya mentaati regulasi yang ada dalam pengisian perangkat desa," katanya kepada TribunLombok pada Rabu (18/1/2023).

Sebelumnya, nasib malang menimpa Seven Remen Ray Pamungkas, warga Desa Prako, Kecamatan Janapria Kabupaten Lombok Tengah.

Baca juga: Cak Imin PKB Mendukung Masa Jabatan Kepala Desa Diperpanjang Jadi Sembilan Tahun

Pasalnya, seharusnya dirinya kini menjadi perangkat desa, tetapi oleh penjabat Kepala Desa Persiapan Prako H Satarudin, Seven ditolak mentah-mentah.

Sebelumnya, Desa Persiapan Prako merupakan salah satu desa yang baru mengalami pemekaran dari desa induk yakni Desa Loang Maka.

Saat ini, Desa Persiapan Prako tengah berproses memenuhi persayaratan administratif.

Dalam perjalanannya, pengangkatan perangkat desa di Desa Persiapan Prako menuai polemik.

Sejumlah pihak mempertanyakan dasar kebijakan yang diambil Penjabat Kepala Desa H Satarudin.

Kebutuhan awal perangkat desa di Desa Prako adalah lima orang.

Sebelumnya, tiga orang perangkat desa dari desa induk, telah menerima Surat Keputusan (SK) untuk diangkat kembali menjadi perangkat di desa persiapan.

Namun, dari tiga orang yang mendapatkan SK, hanya dua orang yang ditarik penjabat kepala desa. Sementara satu sisanya, yakni Seven Remen Ray Pamungkas tidak diakomodir.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved