Berita Mataram

Wagub NTB Sitti Rohmi Djalilah Ikut Melepas 150 Ekor Tukik di Pantai Mapak Indah Mataram

Menurut Rohmi Djalilah, walaupun sederhana penataan, asalkan nyaman, hal itu akan mengundang pengunjung pantai lebih banyak lagi.

Penulis: Laelatunni'am | Editor: Dion DB Putra
TRIBUNLOMBOK.COM/LAELATUNNI'AM
Wagub NTB Sitti Rohmi Djalilah melepas tukik di Pantai Mapak Indah, Mataram, Rabu (13/7/2022). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Laelatunni'am

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM- Kelompok konservasi tukik di Pantai Mapak Indah, Kota Mataram melepas 150 ekor tukik ke laut lepas, Rabu (13/7/2022).

Kegiatan tersebut dihadiri Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah.

Selelum melepas tukik ke laut, Rohmi meminta pengelola pantai mengutamakan kebersihan.

Baca juga: Kurangi Sampah Plastik, Kini Tersedia Layanan Isi Ulang Refill untuk Rumah Tangga di NTB

Baca juga: TPA Kebon Kongok Terapkan Aturan Pilah Sampah Per 1 Juli 2022, Truk Pengangkut Pilih Putar Balik

"Perlu diperhatikan penataan, terutama kebersihan sehingga wisata edukasi ini emakin bagus, layak untuk anak sekolah," kata wakil gubernur.

Menurut Rohmi Djalilah, walaupun sederhana penataan, asalkan nyaman, hal itu akan mengundang pengunjung pantai lebih banyak lagi.

Wagub NTB pun menekankan pada kelompok konservasi penyu serta pengelola wisata pantai mengenai pentingnya memilah sampah agar memudahkan pengelolaan selanjutnya.

Setelah memberikan sambutan, Wagub NTB beserta kelompok konservasi penyu melepaskan ratusan ekor tukik di bibir pantai.

Mahendra Irawan atau Haji Awan selaku ketua Yayasan Pecinta Penyu menjelaskan, jenis penyu yang dirilis oleh Wagub NTB Sitti Rohmi Djalilah adalah penyu sisik.

Konservasi berdiri sejak tahun 2016 dan sudah  berhasil menetaskan 300 ribu tukik.

Menurut Haji Awan, wisata edukasi konservasi penyu di Pantai Mapak Indah ini adalah satu-satunya di Nusa Tenggara Barat ( NTB).

"Di tempat lain, orang mindsetnya melepas penyu itu mencari donasi, kita hanya edukasi, cari tahu ilmunya dulu, baru kita lakukan," tuturnya.

Diakuinuya, pengembangan wisata edukasi konservasi penyu ini akan terus dibenahi sesuai arahan Wagub NTB yakni menata serta menjaga kebersihan terlebih dahulu.

Sumber: Tribun Lombok
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved