BPJS Kesehatan

BPJS Kesehatan Menanggung Penuh Biaya Operasi Kehamilan Ektopik Dewi

Ia bersyukur telah memiliki kartu JKN-KIS jauh-jauh hari sebelum mengalami kejadian seperti ini.

Editor: Dion DB Putra
Dok BPJS Kesehatan
Baiq Dewi Wulan. Ia bersyukur telah memiliki kartu JKN-KIS. 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Hamil di luar kandungan atau kehamilan ektopik adalah kondisi yang bisa berbahaya karena dapat menimbulkan terjadinya komplikasi berupa perdarahan.

Seperti yang dialami Baiq Dewi Wulan (36), warga Kabupaten Lombok Barat yang kesehariannya bekerja sebagai ibu rumah tangga.

Baca juga: JKN-KIS Menjadi Sarana Beramal untuk Membantu Sesama

Baca juga: Lindungi Keluarga Sejak Dini, Riska Sangat Bersyukur Telah Menjadi Peserta JKN-KIS

Saat ditemui tim jamkesnews di kediamannya, Dewi tidak sungkan berbagi cerita tentang pengalamannya operasi menggunakan kartu Jaminan Kesehatan Nasional – Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS).

Sebab semua biaya operasi ditanggung penuh BPJS Kesehatan.

“Tentu saya berbahagia saat mengetahui bahwa saya hamil. Tetapi tidak lama kemudian, saya harus merasakan kesedihan yang luar biasa karena ternyata kehamilan saya tidak normal. Saat itu dokter mengatakan bahwa harus melakukan tindakan operasi karena kehamilan di luar kandungan. Sebelum membahayakan kondisi ibunya, suami saya pun langsung bertanya, apakah tindakan itu ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Dokter menjelaskan bahwa segala tindakan dan perawatan dapat ditanggung oleh BPJS Kesehatan jika sesuai prosedur dan medis. Saya dan suami pun agak sedikit lebih tenang karena memiliki kartu JKN-KIS jadi tidak bingung lagi soal biaya operasinya,” ujar Dewi, Jumat (1/4/2022).

Dewi yang terdaftar sebagai peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) tidak menyangka akan mengalami kondisi seperti ini.

Ia bersyukur telah memiliki kartu JKN-KIS jauh-jauh hari sebelum mengalami kejadian seperti ini.

“Siapa yang menyangka saya akan mengalami hal ini. Syukurnya saya dan keluarga sudah jauh-jauh hari mendaftar sebagai peserta JKN-KIS, jadi apabila ada kejadian tiba-tiba seperti ini saya tidak perlu pusing lagi memikirkan biaya. Saya dan suami jadi bisa fokus mempersiapkan mental untuk operasi."

"Setahu saya, operasi ini juga tidak sedikit biayanya. Apalagi saya ditangani di rumah sakit swasta. Syukurnya rumah sakit ini sudah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan. Terima kasih BPJS Kesehatan yang telanh menjamin biaya operasi saya dan telah bekerja sama dengan rumah sakit yang terbaik,” tambah Dewi

Menurut Dewi, dia dan keluarga tidak pernah lupa membayar iuran tepat waktu. Ia mengaku tidak pernah terlambat membayar iuran setiap bulan.

“Alhamdulillah, karena sistem pembayaran yang sudah autodebet membuat peserta menjadi mudah. Tidak ada kata lupa dan terlambat membayar iuran setiap bulan,” kata Dewi. (*)

Berita ini merupakan kerja sama  TribunLombok.com dengan BJPS Kesehatan Mataram. Bahan bersumber dari portal resmi BPJS Kesehatan.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved