Breaking News:

Pengakuan Pembuat Uang Palsu di Lombok: Uang Ini untuk Dibakar, Setelah 3 Hari akan Jadi Asli

Para tersangka pembuat uang palsu (Upal) di Lombok, Nusa Nusa Tenggara Barat (NTB) mengaku mencetak rupiah palsu untuk keperluan ritual.

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
TribunLombok.com/Sirtupillaili
PEMBUAT UPAL: JN, salah seorang tersangka menunjukkan cara mencetak uang palsu di hadapan polisi dan media, saat keterangan pers, di markas Polresta Mataram, Kamis (19/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Para tersangka pembuat uang palsu (Upal) di Lombok, Nusa Nusa Tenggara Barat (NTB) mengaku mencetak rupiah palsu untuk keperluan ritual.

Di hadapan polisi dan media, mereka berkilah uang kertas tersebut hendak didoakan, lalu dibakar dalam ritual, kemudian disimpan dalam kotak.

Dengan ritual itu mereka yakin uang palsu tersebut akan berubah menjadi uang asli.

Tersangka berinisial JN (34), asal Dusun Montong Tangga, Desa Sikur Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur mengaku berperan sebagai pembuat uang palsu.

Dia mencetak uang palsu dengan kertas HVS biasa dan dicetak menggunakan printer warna.

Baca juga: Polresta Mataram Bongkar Sindikat Pembuat Uang Palsu, Rp 500 Juta Upal Disimpan dalam Karung

Awalnya, dia tidak berniat membuat uang palsu.

Tapi setelah menerima permintaan dari dua orang tersangka lain, JN pun tergoda.

Atas jasanya, dia mendapat imbalan Rp 4 juta untuk dua kali cetak uang palsu.

PARA PELAKU: Kelima orang tersangka pembuat dan pengedar uang plasu digiring di markas Polresta Mataram, Kamis (19/8/2021).
PARA PELAKU: Kelima orang tersangka pembuat dan pengedar uang plasu digiring di markas Polresta Mataram, Kamis (19/8/2021). (TribunLombok.com/Sirtupillaili)

”Katanya (upal) untuk digandakan atau dibakar, uang ini dibakar, nanti setelah tiga hari baru dicari lagi (jadi asli),” kata JN, di hadapan wartawan, Kamis (19/8/2021).

Baca juga: Kejahatan Perdagangan Orang di NTB Kelima Terbanyak di Indonesia, Modusnya Makin Rumit

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved