Breaking News:

Polresta Mataram Bongkar Sindikat Pembuat Uang Palsu, Rp 500 Juta Upal Disimpan dalam Karung

Tim Polresta Mataram membongkar jaringan pembuat dan pengedar uang palsu (Upal) lintas daerah di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Penulis: Sirtupillaili | Editor: Facundo Chrysnha Pradipha
TribunLombok.com/Sirtupillaili
UPAL: Seorang tersangka pembuat uang palsu menunjukkan uang kertas palsu yang dicetak menggunakan printer, di markas Polresta Mataram, Kamis (19/8/2021). 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Sirtupillaili

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM – Tim Polresta Mataram membongkar jaringan pembuat dan pengedar uang palsu (Upal) lintas daerah di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB).

Enam orang pria, tersangka pembuat dan pengedar uang palsu dicokok polisi dalam kasus tersebut.

Total uang palsu yang dicetak para pelaku mencapai Rp 500 juta.

Keenam tersangka masing-masing berinisial AD (53), warga Lingkungan Nyangget,  Kelurahan Selagalas, Kecamatan Sandubaya, Kota Mataram.

Baca juga: Pecatan Polisi dan Residivis Kerja Sama Cetak Uang Palsu, Dipakai Judi dan Tebus Mobil  

Baca juga: Setelah Tangkap 2 Pelaku, Polda NTB Selidiki Peredaran Uang Palsu di Masyarakat

Kemudian JN (34), warga Dusun Montong Tangga Desa Sikur Selatan, Kecamatan Sikur, Lombok Timur.

Lalu MST (51), dari Dusun Gegelang Lauk, Desa Degelang, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat.

MH (58), Dusun Dasan Baru, Desa Surabaya Utara, Kecamatan Sakra Timur, Lombok Timur.

MN (60), alamat Dusun Bantek, Desa Gegelang, Kecamatan Lingsar, Lombok Barat.

Serta seorang tersangka lain berinisial YP (17).

Halaman
123
Sumber: Tribun Lombok
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved