Berita Sumbawa

Kasus HIV di Sumbawa 2010-2025: 403 Orang Positif, 111 Orang Meninggal Dunia

Di tahun 2025 ini ada 42 kasus positif HIV ditemukan Dinkes Sumbawa dari bulan Januari sampai bulan Juli tahun 2025

Penulis: Rozi Anwar | Editor: Wahyu Widiyantoro
TRIBUNNEWS/DANY PERMANA
KASUS HIV - Obat HIV/AIDS. Di tahun 2025 ini ada 42 kasus positif HIV ditemukan Dinkes Sumbawa dari bulan Januari sampai bulan Juli tahun 2025. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Rozi Anwar 

TRIBUNLOMBOK.COM, SUMBAWA - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sumbawa mencatat 403 orang yang terpapar virus HIV dari tahun 2010 hingga bulan Juli tahun 2025.

Dari jumlah penderita HIV, tercatat sebanyak 111 orang meninggal dunia terhitung dari tahun 2010 hingga tahun 2024.

"Iya, ada ratusan korban meninggal dunia positif HIV. Tren kasus tertinggi tahun 2024 sebanyak 72 kasus dan 2023 tercatat 67 kasus. Pada 2025 ini kemungkinan masih bertambah," kata Kabid Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P3PL) Dinkes Sumbawa, Sarif Hidayat saat dihubungi pada Kamis (28/8/2025).

Sarif menjelaskan di tahun 2025 ini ada 42 kasus positif HIV ditemukan Dinkes Sumbawa dari bulan Januari sampai bulan Juli tahun 2025. 

Baca juga: Dikes Sumbawa Temukan 42 Kasus Positif HIV

"Ada 42 kasus HIV yang kita tangani, dan rata-rata pasien tersebut saat ini masih dalam kondisi sehat tanpa gejala," terangnya.

Ia menyebutkan, rentang usia penderita positif HIV di kisaran 20-60 tahun yang didominasi masyarakat dari luar wilayah Kabupaten Sumbawa.

"Yang kami temukan dari 42 kasus tersebut, ada delapan kasus diantaranya merupakan pasien dari luar daerah. 

Adapun rinciannya, di Kecamatan Sumbawa ada enam kasus, Alas Barat lima kasus, Moyo Hulu empat kasus, Moyo Hilir tiga kasus, Buer tiga kasus, dan Moyo Utara dua kasus.

"Kami juga menemukan dua kasus di Lunyuk, Utan dua kasus, Labangka, Lape, Lantung, Lopok, Orong Telu, Batulanteh, dan Labuhan Badas masing-masing satu kasus," jelas Sarif.

la menambahkan, kasus HIV menjadi atensi pemerintah karena masih saja ditemukan setiap tahunnya. 

"Kasus HIV ini tetap akan menjadi atensi kita karena tetap saja kita temukan setiap tahunnya dan trend kasusnya cenderung tinggi," pungkasnya.

(*)

 

Sumber: Tribun Lombok
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved