Demo Mahasiswa dan Ojol di Mataram
Polisi Buru Aktor Pembakaran Gedung DPRD NTB
Insiden ini, kata Hadi, bukan hanya merugikan negara tetapi juga rakyat, karena gedung tiga lantai itu dibuat dari pajak yang dibayarkan oleh rakyat.
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Sirtupillaili
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pasca pembakaran Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB), polisi memburu aktor di balik peristiwa tersebut.
Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan menyampaikan, pihaknya akan mengusut tuntas peristiwa pembakaran gedung yang berada di Jalan Udayana saat aksi demontrasi, Sabtu (30/8/2025) lalu.
"Pengerusakan ini akan saya lakukan penindakan, mudah-mudahan akan ketangkap aktornya dan mempertanggung jawabkan perbuatannya," kata Hadi saat meninjau gedung DPRD NTB, Minggu (31/8/2025).
Insiden ini, kata Hadi, bukan hanya merugikan negara tetapi juga rakyat, karena gedung tiga lantai itu dibuat dari pajak yang dibayarkan oleh rakyat.
"Karena DPR ini dibangun dari uang rakyat, uang negara dari pajak-pajak rekan-rekan, untuk itu jangan dibakar seharusnya," kata Hadi.
Baca juga: Demo Mahasiswa di Lombok Timur Hari Ini Adalah Aksi Damai
Jenderal bintang dua itu meninjau sejumlah sisi gedung yang ludes terbakar, ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga konduktivitas.
Sebelumnya, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal juga meminta masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi untuk ikut melakukan anarkisme.
Ia juga menggandeng seluruh elemen masyarakat, termasuk pimpinan lembaga mahasiswa.
Mereka secara khusus diundang Gubernur Iqbal untuk diminta komitmennya, jika terjadi aksi demontrasi akan berlangsung sececara damai demi menjaga stabilitas daerah.
"Kami tidak melarang melakukan aksi, kalaupun ada aksi dilakukan dengan damai, saya meminta komitmen mereka (mahasiswa) penyampaian pendapat ini berlangsung secara damai," kata Iqbal, Minggu (31/8/2025).
Selain mengundang mahasiswa, Iqbal juga secara khusus mengundang para tokoh forum kerukunan umat beragama (FKUB). Tujuannya sama untuk ikut bersama-sama menjaga kondusifitas daerah.
12 Tuntutan Mahasiswa NTB
Dalam aksi sebelumya, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mataram Lalu Nazir Huda mengatakan, dalam aksi kali ini mahasiswa menyampaikan 12 tuntutan.
"Tuntutan utama kita hari ini menolak keras kenaikan gaji DPR, walaupun kita belum tahu regulasinya apakah akan sampai di daerah," kata Nazir, Rabu (27/8/2025).
| 6 Terdakwa Kasus Perusakan Mapolda NTB Dibebaskan Hakim |
|
|---|
| 6 Tersangka Kasus Perusakan Gedung Mapolda NTB Diserahkan ke Jaksa |
|
|---|
| Polda NTB Tetapkan 20 Tersangka dalam Kasus Perusakan Mapolda dan Penjarahan Gedung DPRD NTB |
|
|---|
| 20 Orang Ditetapkan Tersangka dalam Kasus Perusakan saat Unjuk Rasa 30 Agustus di NTB |
|
|---|
| Tersangka Perusakan Mapolda NTB Berpeluang Bertambah, Polisi Sebut Banyak yang Kabur ke Luar Daerah |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/CEK-KABAKARAN-DPRD.jpg)