Kamis, 7 Mei 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Demo Mahasiswa dan Ojol di Mataram

Polisi Buru Aktor Pembakaran Gedung DPRD NTB

Insiden ini, kata Hadi, bukan hanya merugikan negara tetapi juga rakyat, karena gedung tiga lantai itu dibuat dari pajak yang dibayarkan oleh rakyat.

Tayang:
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Sirtupillaili
TRIBUNLOMBOK.COM/ROBBY FIRMANSYAH
INSIDEN PEMBAKARAN: Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan (tiga kiri) saat meninjau Gedung DPRD NTB usai insiden pembakaran, Minggu (31/8/2025). Hadi menegaskan akan menindak tegas oknum yang menjadi dalang pembakaran ini. 

Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Pasca pembakaran Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Nusa Tenggara Barat (NTB), polisi memburu aktor di balik peristiwa tersebut. 

Kapolda NTB Irjen Pol Hadi Gunawan menyampaikan, pihaknya akan mengusut tuntas peristiwa pembakaran gedung yang berada di Jalan Udayana saat aksi demontrasi, Sabtu (30/8/2025) lalu. 

"Pengerusakan ini akan saya lakukan penindakan, mudah-mudahan akan ketangkap aktornya dan mempertanggung jawabkan perbuatannya," kata Hadi saat meninjau gedung DPRD NTB, Minggu (31/8/2025). 

Insiden ini, kata Hadi, bukan hanya merugikan negara tetapi juga rakyat, karena gedung tiga lantai itu dibuat dari pajak yang dibayarkan oleh rakyat. 

"Karena DPR ini dibangun dari uang rakyat, uang negara dari pajak-pajak rekan-rekan, untuk itu jangan dibakar seharusnya," kata Hadi. 

Baca juga: Demo Mahasiswa di Lombok Timur Hari Ini Adalah Aksi Damai

Jenderal bintang dua itu meninjau sejumlah sisi gedung yang ludes terbakar, ia meminta masyarakat untuk tetap tenang dan menjaga konduktivitas. 

Sebelumnya, Gubernur Lalu Muhamad Iqbal juga meminta masyarakat untuk tetap tenang, tidak terprovokasi untuk ikut melakukan anarkisme. 

Ia juga menggandeng seluruh elemen masyarakat, termasuk pimpinan lembaga mahasiswa. 

Mereka secara khusus diundang Gubernur Iqbal untuk diminta komitmennya, jika terjadi aksi demontrasi akan berlangsung sececara damai demi menjaga stabilitas daerah. 

"Kami tidak melarang melakukan aksi, kalaupun ada aksi dilakukan dengan damai, saya meminta komitmen mereka (mahasiswa) penyampaian pendapat ini berlangsung secara damai," kata Iqbal, Minggu (31/8/2025). 

Selain mengundang mahasiswa, Iqbal juga secara khusus mengundang para tokoh forum kerukunan umat beragama (FKUB). Tujuannya sama untuk ikut bersama-sama menjaga kondusifitas daerah. 

12 Tuntutan Mahasiswa NTB

lihat fotoDEMO DPRD NTB: Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda saat menemui masa aksi di halaman kantor DPRD NTB, Rabu (27/8/2025). Politisi Partai Golkar itu merespon tuntutan mahasiswa soal polemik dana pokir di tubuh DPRD NTB.
DEMO DPRD NTB: Ketua DPRD NTB Baiq Isvie Rupaeda saat menemui masa aksi di halaman kantor DPRD NTB, Rabu (27/8/2025). Politisi Partai Golkar itu merespon tuntutan mahasiswa soal polemik dana pokir di tubuh DPRD NTB.

Dalam aksi sebelumya, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Mataram Lalu Nazir Huda mengatakan, dalam aksi kali ini mahasiswa menyampaikan 12 tuntutan. 

"Tuntutan utama kita hari ini menolak keras kenaikan gaji DPR, walaupun kita belum tahu regulasinya apakah akan sampai di daerah," kata Nazir, Rabu (27/8/2025). 

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved