Selasa, 2 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Polemik Penanganan Sampah

Mengenal Tempah Dedoro, Biopori Raksasa Penekan Volume Sampah Mataram

DLH Mataram menghadirkan Tempah Dedoro sebagai solusi pengolahan sampah organik di lahan sempit.

Tayang:
Editor: Laelatunniam
TRIBUNLOMBOK.COM/Ahmad Wawan Sugandika
PENGELOLAAN SAMPAH - Pembuangan Tempah Dedoro, yang dapat berfungsi juga sebagai meja dan kursi. Program inisiasi DLH Kota Mataram ini saat ini telah diadopsi di lingkungan sekolah sebagai solusi bersama untuk mengurai sampah di perkotaan. 

“Ada yang membuat satu unit, ada yang membuat dua. Tergantung sekolahnya,” ucap Yusuf.

Ia juga menekankan pentingnya pemilahan sampah sebelum dimasukkan ke dalam wadah beton tersebut.

Hanya sampah organik, seperti dedaunan, yang diperbolehkan untuk diurai, sementara sampah anorganik harus dipisahkan.

"Sebelum masuk ke sana, teman-teman harus mengurai dulu, memisahkan mana yang bisa dimasukkan dan mana yang tidak. Misalnya, plastik yang bisa dijual bisa dikomersilkan," jelas Yusuf.

Selain pemanfaatan Tempah Dedoro, sekolah-sekolah di Mataram juga diberikan kebebasan untuk berkreasi dalam mengelola sampah plastik agar tidak menjadi beban.

Banyak kepala sekolah kini telah menginisiasi program mendaur ulang sampah plastik menjadi aneka kerajinan tangan. Yusuf berharap kreativitas ini dapat terus berkembang sebagai langkah komprehensif menjaga kebersihan kota.

“Sudah banyak kreativitas kepala sekolah untuk mengurangi beban sampah di Kota Mataram,” pungkasnya.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved