Polemik Penanganan Sampah
Mengenal Tempah Dedoro, Biopori Raksasa Penekan Volume Sampah Mataram
DLH Mataram menghadirkan Tempah Dedoro sebagai solusi pengolahan sampah organik di lahan sempit.
“Ada yang membuat satu unit, ada yang membuat dua. Tergantung sekolahnya,” ucap Yusuf.
Ia juga menekankan pentingnya pemilahan sampah sebelum dimasukkan ke dalam wadah beton tersebut.
Hanya sampah organik, seperti dedaunan, yang diperbolehkan untuk diurai, sementara sampah anorganik harus dipisahkan.
"Sebelum masuk ke sana, teman-teman harus mengurai dulu, memisahkan mana yang bisa dimasukkan dan mana yang tidak. Misalnya, plastik yang bisa dijual bisa dikomersilkan," jelas Yusuf.
Selain pemanfaatan Tempah Dedoro, sekolah-sekolah di Mataram juga diberikan kebebasan untuk berkreasi dalam mengelola sampah plastik agar tidak menjadi beban.
Banyak kepala sekolah kini telah menginisiasi program mendaur ulang sampah plastik menjadi aneka kerajinan tangan. Yusuf berharap kreativitas ini dapat terus berkembang sebagai langkah komprehensif menjaga kebersihan kota.
“Sudah banyak kreativitas kepala sekolah untuk mengurangi beban sampah di Kota Mataram,” pungkasnya.
Polemik Penanganan Sampah
berita kota mataram
Pemkot Mataram
Tempah Dedoro
Pengelolaan sampah di Mataram
| Daya Tampung Sampah Kritis, Pemkot Mataram Perluas TPS Bintaro dan Sandubaya |
|
|---|
| Pemprov NTB, Mataram dan Lombok Barat Sepakati Perluasan TPA Kebon Kongok |
|
|---|
| Atasi Masalah Sampah, Pemkot Mataram Targetkan TPST Kebon Talo Rampung 2026 |
|
|---|
| Sampah Mataram Kritis, Walhi NTB Soroti Tata Ruang dan Sistem Pengelolaan |
|
|---|
| Volume Sampah Menurun, Tempah Dedoro di Karang Tatah Terbukti Kurangi Beban Pembuangan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Pembuangan-Tempah-Dedoro.jpg)