Polemik Penanganan Sampah
4 Program Penanganan Sampah di Mataram: Tempah Dedoro hingga Pelibatan ASN
Empat program utama menjadi pilar dalam sistem pengelolaan sampah di Kota Mataram dengan pelibatan masyarakat hingga ASN
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Wahyu Widiyantoro
Program ketiga yakni pembangunan Tempat Pembuangan Sampah Terpadu (TPST) di Kebon Talo.
"Tahun ini akan dibangun TPST Kebon Talo,” ungkapnya.
Kehadiran TPST ini menambah dua TPST baru yang sebelumnya hanya berada di Sandubaya.
Penambahan ini diharapkan menjadi solusi jangka panjang dalam mengolah sampah secara lebih modern dan terintegrasi.
ASN Kumpulkan Sampah
Program selanjutnya yakni pegawai pemerintah sebagai teladan bagi masyarakat.
Mulai awal 2026 ini, ASN wajib berkontribusi dalam pengumpulan sampah.
“Ada program namanya sumbangan sampah ASN yang berlaku mulai awal Januari 2026 ini," kata Nizar.
Melalui keempat program ini, DLH Kota Mataram berharap adanya kerja sama yang solid antara pemerintah yang memfasilitasi dan masyarakat yang aktif membantu.
"Kita sama-sama saling bertanggung jawab," tutup Nizar.
(*)
| Daya Tampung Sampah Kritis, Pemkot Mataram Perluas TPS Bintaro dan Sandubaya |
|
|---|
| Pemprov NTB, Mataram dan Lombok Barat Sepakati Perluasan TPA Kebon Kongok |
|
|---|
| Atasi Masalah Sampah, Pemkot Mataram Targetkan TPST Kebon Talo Rampung 2026 |
|
|---|
| Mengenal Tempah Dedoro, Biopori Raksasa Penekan Volume Sampah Mataram |
|
|---|
| Sampah Mataram Kritis, Walhi NTB Soroti Tata Ruang dan Sistem Pengelolaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Antrean-truk-sampah-di-TPA-Kebon-Kongok.jpg)