Kamis, 11 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

DPRD Kota Mataram

APBD Kota Mataram Disepakati Rp1,68 Triliun, Berikut 8 Belanja Prioritas

Eksekutif dan legislatif menyetujui besaran APBD Kota Mataram tahun 2026 sebesar Rp1,68 triliun.

Tayang: | Diperbarui:
DPRD Kota Mataram
ANGGARAN - Ketua DPRD Kota Mataram H Abdul Malik menyerahkan dokumen APBD yang sudah dibahas gabungan komisi dewan kepada Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, dalam rapat paripurna, di gedung DPRD Kota Mataram, Jumat (28/11/2025). 

Ringkasan Berita:
  • DPRD menyetujui APBD  Kota Mataram tahun 2026 sebesar Rp1,68 triliun.
  • Defisit APBD Kota Mataram sebesar Rp60 miliar.
  • OPD dimita mengoptimalkan potensi pendapatan asli daerah (PAD) untuk mengurangi defisit.

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Mataram tahun 2026 direncanakan sebesar Rp1,68 triliun atau Rp 1.681.933.236.655.

Postur APBD Kota Mataram ini terdiri dari pendapatan daerah sebesar Rp1,61 triliun atau Rp.1.611.933.236.655.

Kemudian belanja daerah sebesar Rp1,67 triliun atau Rp1.671.933.236.655. 

Sehingga terdapat selisih atau defisit APBD tahun 2026 sebesar Rp60 miliar.  

Hal ini dijabarkan dalam rapat paripurna pembahasan rancangan APBD Kota Mataram tahun 2026, di Gedung DPRD Kota Mataram, Jumat (28/11/2025).

Rapat yang dipimpin Ketua DPRD Kota Mataram H Abdul Malik ini dihadiri Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana, beserta wakilnya TGH Mujiburrahman.

Pendapatan menyusut

Baca juga: DPRD Kota Mataram Tekankan Kinerja Fiskal dan Optimalisasi PAD pada APBD 2026

Koponen pendapatan daerah terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) sebesar Rp656 miliar (Rp 656.076.878.856), Dana Transfer ke Daerah (TKD) senilai Rp955 miliar (Rp955.856.357.799), dan lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp0.

Dilihat dari postur RAPBD Kota Mataram Tahun 2026, struktur pendapatan daerah mengalami penurunan signifikan karena pengurangan dana transfer dari pemerintah pusat. 

"Dana TKD mengalami penurunan 25,44 persen atau turun sebesar Rp326,8 miliar," kata I Nengah Sugiharta, saat membacakan pandangan gabunga komisi dewan.

Mengenai hal ini tentunya akan dilakukan pencermatan kembali apabila Peraturan Presiden tentang Rincian APBN 2026 dan Peraturan Menteri Keuangan maupun peraturan yang melandasi terbit. 

Di sisi lain, struktur pendapatan daerah dalam RAPBD Kota Mataram masih bertumpu pada transfer dari pusat. 

Karena itu, gabungan komisi DPRD Kota Mataram mendorong eksekutif memperkuat kapasitas fiskal daerah dengan mengoptimalkan potensi PAD. 

Meski demikian, upaya-upaya itu harus berorientasi pada kepuasan pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat Kota Mataram.

8 Prioritas Belanja 2026

Di sisi lain, kebutuhan belanja daerah tahun 2026 masih lebih besar dibandingkan target pendapatan. 

Belanja Kota Mataram terdiri dari belanja operasi Rp1,4 triliun lebih (Rp1.475.128.719.142), kemudian belanja modal Rp189 miliar (Rp189.763.167.513), belanja tak terduga Rp5 miliar (Rp5.000.000.000), dan belanja transfer Rp2 miliar (Rp2.041.350.000).

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved