Dr Rosalina Utamy, Mahasiswi UIN Ini Ungkap Fenomena LGBT di Kota Mataram
Penelitian menunjukkan LGBT di Kota Mataram merupakan realitas sosial yang berkembang meski relatif tersembunyi.
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Program Pascasarjana Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram kembali melahirkan doktor baru melalui ujian promosi doktor, yang diselenggarakan, Selasa (26/5/2026).
Dalam sidang tersebut, Rosalina Utamy berhasil mempertahankan disertasinya yang berjudul “Fenomena LGBT Perspektif Hukum Keluarga Islam di Kota Mataram” dan resmi menyandang gelar doktor dalam bidang Hukum Keluarga Islam.
Dr Rosalina Utamy merupakan pegawai RSUD Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) yang memiliki rekam jejak akademik dan profesional yang kuat di bidang kesehatan dan keislaman.
Perjalanan pendidikannya dimulai dari pendidikan kebidanan yang diselesaikan pada tahun 2009.
Latar belakang tersebut membentuk kompetensi klinis yang kokoh, khususnya dalam pelayanan kesehatan ibu dan anak serta kesehatan reproduksi.
Komitmennya terhadap pengembangan ilmu pengetahuan mendorongnya melanjutkan pendidikan Magister Kesehatan Masyarakat pada tahun 2016 dengan konsentrasi Kesehatan Ibu dan Anak serta Kesehatan Reproduksi.
Selama menjalani pendidikan dan praktik profesional, Rosalina aktif terlibat dalam berbagai program kesehatan masyarakat yang berorientasi pada peningkatan kualitas kesehatan perempuan, anak, dan keluarga.
Pada jenjang magister, ia juga melakukan penelitian terkait HIV/AIDS yang berfokus pada upaya pencegahan, edukasi masyarakat, serta dampaknya terhadap kesehatan reproduksi.
Baca juga: DPRD Kota Mataram Minta Pemda dan Sekolah Atensi Kasus LGBT di Kalangan Anak-anak
Untuk memperluas perspektif keilmuan dan menjawab kompleksitas persoalan sosial kontemporer, Rosalina melanjutkan studi doktoral pada Program Pascasarjana UIN Mataram di bidang Hukum Keluarga Islam.
Pilihan bidang studi tersebut memperkaya pemahamannya mengenai aspek hukum, etika, dan nilai-nilai keislaman dalam kehidupan keluarga, termasuk isu kesehatan reproduksi, perlindungan perempuan, hak anak, dan dinamika sosial masyarakat.
Selain aktif dalam dunia akademik, Rosalina juga memiliki pengalaman internasional sebagai pembicara pada seminar dan konferensi yang diselenggarakan di Malaysia dan Brunei Darussalam pada tahun 2024.
Dalam forum tersebut, ia mempresentasikan kajian mengenai isu LGBT dari perspektif kesehatan masyarakat dan hukum Islam.
Paparannya menyoroti integrasi pendekatan ilmiah kesehatan dengan kajian normatif keislaman, khususnya terkait kesehatan reproduksi, perilaku berisiko, serta implikasi sosial dan hukum dalam konteks keluarga dan masyarakat.
Melalui disertasinya, Rosalina mengeksplorasi fenomena LGBT di Kota Mataram, mengidentifikasi motivasi, dan dampak sosial yang dialami pelaku, serta merumuskan strategi pencegahan dan penanganan yang mengintegrasikan perspektif kesehatan masyarakat dan hukum keluarga Islam.
Penelitian ini menggunakan pendekatan fenomenologi dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen.
| Diskominfotik NTB Surati Komdigi RI, Desak Pemutusan Akses Konten Asusila di Media Sosial |
|
|---|
| DPRD Kota Mataram Minta Pemda dan Sekolah Atensi Kasus LGBT di Kalangan Anak-anak |
|
|---|
| Ketua FUI Bima Minta Bupati dan Wali Kota Tangani Serius Masalah Narkoba dan LGBT |
|
|---|
| Wali Kota Bima Soroti Degradasi Moral Generasi Muda, Narkoba dan LGBT Jadi Atensi |
|
|---|
| LGBT di Lombok Timur Makin Berani, Satpol PP, Dinkes juga DP3AKB Gencarkan Pengawasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Ronaslina-Utamy.jpg)