Dr Rosalina Utamy, Mahasiswi UIN Ini Ungkap Fenomena LGBT di Kota Mataram
Penelitian menunjukkan LGBT di Kota Mataram merupakan realitas sosial yang berkembang meski relatif tersembunyi.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa fenomena LGBT di Kota Mataram merupakan realitas sosial yang berkembang dalam ruang yang relatif tersembunyi, namun tetap menjadi isu yang memunculkan berbagai perdebatan di tengah masyarakat.
Motivasi pelaku ditemukan beragam, mulai dari pencarian identitas diri, kebutuhan akan penerimaan sosial, hingga pengalaman traumatis dalam lingkungan keluarga.
Dampak sosial yang muncul meliputi stigma, diskriminasi, dan marginalisasi yang berpengaruh terhadap kesehatan mental, hubungan sosial, serta posisi mereka dalam kehidupan bermasyarakat.
Kontribusi utama penelitian ini adalah pengembangan kerangka teoritik baru yang mengintegrasikan Health Belief Model(HBM) dengan konsep Maqāṣid al-Sharī‘ah.
Integrasi tersebut melahirkan pendekatan inovatif yang disebut Maqāṣid Health Belief Approach (MHBA), sebuah model yang menjembatani dimensi perilaku kesehatan dengan nilai-nilai maqāṣid dalam Islam.
Pendekatan ini menegaskan bahwa kesadaran risiko, persepsi manfaat, hambatan, pemicu tindakan, dan keyakinan diri merupakan faktor penting dalam membentuk perilaku kesehatan yang konstruktif.
Penelitian ini merekomendasikan strategi pencegahan yang komprehensif melalui edukasi kesehatan, layanan yang inklusif, dukungan psikososial, kebijakan publik yang responsif, intervensi berbasis komunitas, serta penguatan fungsi keluarga sebagai pusat pendidikan nilai dan moral.
Dalam perspektif Hukum Keluarga Islam, keluarga diposisikan sebagai benteng sosial yang berlandaskan prinsip maqāṣid al-sharī‘ah, khususnya perlindungan jiwa (ḥifẓ al-nafs), akal (ḥifẓ al-‘aql), keturunan (ḥifẓ al-nasl), dan agama (ḥifẓ al-dīn).
Sebagai perguruan tinggi yang mengembangkan paradigma kajian multidisipliner bahkan transdisipliner, UIN Mataram memandang penelitian ini sebagai kontribusi akademik yang penting dalam menjawab persoalan sosial kontemporer.
Disertasi ini tidak hanya memperkaya pengembangan teori perilaku kesehatan melalui pendekatan MHBA yang berbasis konteks lokal dan nilai-nilai Islam, tetapi juga menawarkan rekomendasi praktis bagi pemerintah, lembaga keagamaan, institusi pendidikan, dan masyarakat dalam merumuskan strategi pencegahan yang humanis, holistik, berbasis bukti ilmiah, serta berkelanjutan.
Dengan kombinasi latar belakang kebidanan, kesehatan masyarakat, pengalaman program kesehatan, serta keilmuan Hukum Keluarga Islam, Dr. Rosalina Utamy berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam pengembangan kebijakan, pendidikan, penelitian, dan pelayanan kesehatan yang holistik, humanis, berbasis bukti ilmiah, serta selaras dengan nilai-nilai sosial dan keagamaan.
| Diskominfotik NTB Surati Komdigi RI, Desak Pemutusan Akses Konten Asusila di Media Sosial |
|
|---|
| DPRD Kota Mataram Minta Pemda dan Sekolah Atensi Kasus LGBT di Kalangan Anak-anak |
|
|---|
| Ketua FUI Bima Minta Bupati dan Wali Kota Tangani Serius Masalah Narkoba dan LGBT |
|
|---|
| Wali Kota Bima Soroti Degradasi Moral Generasi Muda, Narkoba dan LGBT Jadi Atensi |
|
|---|
| LGBT di Lombok Timur Makin Berani, Satpol PP, Dinkes juga DP3AKB Gencarkan Pengawasan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/Ronaslina-Utamy.jpg)