Lebaran 2026
Pemkot Mataram Gelar Salat Id 1447 H di Lombok Epicentrum Mall
lokasi Salat Id bagian dari narasi besar kerukunan di Kota Mataram selama Lebaran dan Nyepi
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Wahyu Widiyantoro
Ringkasan Berita:
- Lokasi Salat Id bagian dari narasi besar kerukunan di Kota Mataram selama Lebaran dan Nyepi.
- Pemkot Mataram telah menunjuk sebagai khatib adalah Prof. Dr. H. Muhammad Saleh Ending, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor 2 UIN Mataram.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM - Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram secara resmi telah mengumumkan Salat Idul Fitri 1447 Hijriah digelar di halaman parkir Lombok Epicentrum Mall.
Lombok Epicentrum Mall (LEM) berlokasi di Jalan Sriwijaya No.333, Punia, Kecamatan Mataram, Kota Mataram.
Mal yang didirikan pada tahun 2015 ini merupakan pusat perbelanjaan terbesar dan modern di Pulau Lombok yang terletak di pusat kota dan strategis.
Asisten I Setda Kota Mataram Lalu Martawang mengatakan, pemilihan lokasi sesuai dengan hasil kolaborasi erat antara pemerintah dengan pengelola rumah ibadah setempat.
Baca juga: Kapan Puncak Gerhana Bulan Total 3 Maret 2026? Simak Panduan Salat Khusuf
“Pemerintah Kota Mataram bekerja sama dengan Takmir Masjid BTN Taman Indah dan Takmir Masjid Lombok Epicentrum Mall melaksanakan salat Idul Fitri di Parkir Timur Lombok Epicentrum Mall," ungkap Martawang setelah dikonfirmasi, Senin (16/3/2026).
Pemkot Mataram telah menunjuk sebagai khatib adalah Prof. Dr. H. Muhammad Saleh Ending, yang saat ini menjabat sebagai Wakil Rektor 2 UIN Mataram.
Sementara itu, Ustaz Haji Sanusi dijadwalkan akan memimpin salat sebagai imam.
Martawang menuturkan bahwa, lokasi Salat Id ini bukan sekadar urusan teknis tempat, melainkan bagian dari narasi besar kerukunan di Kota Mataram yang tahun ini merayakan Idul Fitri dan Nyepi secara berdekatan.
Semangat kebersamaan ini terlihat dari penggunaan fasilitas umum yang bergantian antara umat Hindu dan Muslim.
Martawang menekankan bahwa panggung yang digunakan untuk melepas pawai Ogoh-ogoh akan langsung dimanfaatkan kembali pemerintah untuk melepas pawai takbiran.
“Artinya apa? Artinya kan ini kita sama-sama betul-betul bisa hidup berdampingan ya dengan harmoni yang betul-betul nyata yang kita wujudkan di Kota Mataram ini,” tandasnya.
Martawang berharap masyarakat dapat merayakan hari kemenangan dengan penuh kedamaian sekaligus menjadi bukti kuat bahwa toleransi di ibu kota NTB ini telah matang.
(*)
| 147,5 Juta Orang Tercatat Mudik Lebaran 2026, Paling Banyak Pakai Angkutan Umum |
|
|---|
| Tersisa 40-51 Persen Pemudik akan Balik ke Rantau dari Sumatra ke Jawa dan Jawa ke Bali |
|
|---|
| Fatalitas Korban Kecelakaan Mudik Lebaran 2026 Turun 30,4 Persen |
|
|---|
| Idul Fitri 1447 Hijriah, Komunitas Muslim Indonesia di Central Florida Gelar Halal Bi Halal |
|
|---|
| Berkah Libur Lebaran, Pedagang Ikan di Loang Baloq Raup Omzet Rp1 Juta per Hari |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/salat_id_lem_epicentrum_mall_3292828jpg363.jpg)