Selasa, 2 Juni 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Mengenal Program Bayi Tabung, Solusi Bagi Pasangan yang Sulit Memiliki Anak

Bayi tabung atau dalam istilah medis adalah salah satu alternatif medis yang ditujukan bagi pasangan yang mengalami kesulitan memiliki anak.

Tayang:
Editor: Laelatunniam
Dok.siloamhospitals.com
PROGRAM BAYI TABUNG - In vitro fertilization (IVF) atau yang lebih dikenal sebagai bayi tabung merupakan salah satu solusi medis yang tersedia bagi pasangan yang kesulitan untuk memiliki anak. Prosedur ini memberikan harapan baru, namun memerlukan persiapan matang serta melalui proses yang cukup panjang. 

Sebelum menjalani prosedur bayi tabung, dokter akan memastikan bahwa kedua pasangan dalam kondisi yang prima. Namun tidak hanya kesiapan fisik, setiap pasangan juga harus memiliki kesiapan secara mental.

Adapun lima tahap utama yang perlu dijalani dalam prosedur bayi tabung adalah sebagai berikut:

  • Induksi ovulasi dengan pemberian obat-obatan dan hormon sintetis.
  • Pengambilan sel sperma.
  • Proses pembuahan sel telur dan sel sperma dalam alat inkubator.
  • Pemilihan embrio yang sehat dan layak.
  • Pemindahan embrio yang terpilih ke dalam rahim.

Jika masih terdapat sisa embrio yang berkualitas baik lainnya, maka embrio tersebut dapat dibekukan kembali supaya dapat digunakan jika program bayi tabung yang dijalani gagal.

Setelah menjalani pemindahan embrio ke dalam rahim, pasien bisa kembali melakukan aktivitas normal namun disarankan untuk tetap menghindari gerakan atau aktivitas berat agar tidak kelelahan.

Hasil pemindahan embrio akan terlihat dalam 6–10 hari setelahnya. Bila bayi tabung berhasil dan pasien dinyatakan hamil, maka selanjutnya pasien perlu melakukan perawatan antenatal.

Faktor Keberhasilan Bayi Tabung

Beberapa faktor yang dapat mendukung keberhasilan bayi tabung adalah sebagai berikut,

  • Usia ibu, peluang kehamilan bayi tabung jauh lebih tinggi pada wanita di bawah usia 35 tahun.
  • Riwayat reproduksi, tingkat keberhasilan bayi tabung lebih rendah bagi wanita yang sudah menjalani IVF beberapa kali namun gagal.
  • Kuantitas dan kualitas sel sperma.
  • Latar belakang yang mendasari permasalahan infertilitas.
  • Kualitas sel telur, memiliki sel telur yang sehat dan berkualitas akan meningkatkan peluang untuk bisa hamil melalui bayi tabung.
  • Respon ovarium dalam memproduksi sel telur.
  • Gaya hidup. Merokok, obesitas, konsumsi alkohol dan kafein, serta penggunaan obat-obatan tertentu dapat menurunkan peluang hamil dan memiliki bayi.

 

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 2/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved