Berita Kota mataram
Trotoar di Depan Epicentrum Jadi Pangkalan Ojol hingga Taksi Online, Dishub Dilema Penindakan
Tidak hanya Ojol ataupun taxi online, namun juga taxi sekelas BlueBird juga menjadikan lokasi tersebut seagai pangkalan di depan Epicentrum Mall.
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Idham Khalid
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Ahmad Wawan Sugandika
TRIBUNLOMBOK.COM, KOTA MATARAM - Trotoar yang ada di depan Epicentrum Mall Mataram saat ini masih menjadi tempat pangkalan ojek online (Ojol) hingga taxi online.
Meski demikian, trotoar yang secara aturan diperuntukkan untuk pejalan kaki tidak bisa difungsikan sebagaimana mestinya, Dishub Kota Mataram juga dilema soal penindakan.
Kepala UPTD Parkir Kota Mataram, Lalu Muhammad Sopandi membenarkan saat ini banyak trotoar yang dijadikan pangkalan oleh sejumlah Ojol hingga Taxi Onlie.
Pihaknya bahkan sebelumnya sudah seringkali memberikan imbauan akan tetapi tidak diindahkan oleh para driver Ojol hingga Taxi Online tersebut.
“Alasan mereka karena tidak dapa penumpang lah, berteduh la dan sebagainya, memang parkir di trotoar dilarang, akan tetapi dalam hal penindakan itu domainnya Satpol PP,” kata Sopandi, Kamis (3/7/2025).
Meski demikian, ia menegaskan parkir di sepanjang trotoar atau tempat yang disana terdapat plang larangan parkir menjadi keharusan untuk ditaati. Akan tetapi soal penindakan dibutuhkan kordinasi bukan hanya saja oleh petugas Dishub saja daun juga Satpol PP.
“Karena kalau berbicara pelanggaran ya memang mereka melanggar Perda, trotoar memang diperuntukkan untuk pejalan kaki, tapi kita tidak bisa menindak sendiri, Satpol PP yang punya e wewenang dalam hal ini,” tegasnya.
Baca juga: Pendaftaran PPPK Tahap II di Mataram Diserbu 1.872 Pelamar, Formasi Guru dan Nakes Minim Pendaftar
Pun juga dengan menerbitkan izin untuk ditariknya retribusi ditempat tersebut, dijelaskan Sopandi pihaknya haus berkordinasi dulu dengan BPTD (Balai Pengelola Transportasi Darat).
“Karena masing-masing luas jalan sudah punya wewenang sendiri-sendiri, kalau disana (depan Epicentrum) merupakan kewenangan Provinsi, maka wajib pendaftaran (kalau mau memungut distribusi) lokasi teknis di balai jalan (BPTD),” tegasnya.
Di lain pihak, ketua Asosiasi Driver Online (ADO) NTB, Wahyudi Wirakarya membenarkan lokasi depan Epicentrum Mall sering menjadi tepat pangkalan.
Tidak hanya Ojol ataupun taxi online, namun juga Taxi sekelas BlueBird juga menjadikan lokasi tersebut seagai pangkalan utama mereka.
“Padahal kan kalau BlueBird setahu saya itu ada dia disiapkan tempat di dalam Epicentrum, namun salah kalau dia masih mangkal ditempat tersebut,” katanya.
Meski demikian, dirinya tidak menyalahkan Ojol ataupun driver yang lain jika menjadikan depan Epicentrum Mall menjadi pangkalan, sedang saat ini tidak ada lokasi yang representatif yang disediakan Pemkot Mataram untuk mengakomodir para Driver ini.
“Kalau mau tertib harusnya Pemkot sediakan dong tempat yang layak sebagai pangkalan para driver ini, jangan hanya memikirkan soal restribusi saja,” pungkasnya.
(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.