Kasus PHK di Mataram
DPRD Kota Mataram Soroti PHK Didominasi Sektor Perhotelan
DPRD Kota Mataram menyoroti maraknya kasus Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) yang terjadi di Kota Mataram yang didominasi pada sektor perhotelan
Penulis: Ahmad Wawan Sugandika | Editor: Idham Khalid
Sebelumnya, Kepala Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi Kota Mataram, Rudi Suryawan mengatakan, PHK pada tahun 2025 ini di Kota Mataram meningkat, dari data tahun 2024 yang hanya berjumlah 52 kasus, saat ini meningkat drastis hingga 60 kasus.
Peningkatan ini cukup signifikan yang terjadi bahkan sebelum memasuki bulan Juni 2025.
“Artinya memasuki pertengahan tahun ini trendnya cukup tinggi ketimbang tahun lalu, sekarang sudah 60 kasus PHK,” kata Rudi.
Dikatakannya, data per bulan Mei sendiri lanjut dia, trend kenaikannya juga cukup signifikan, yakni mencapai 8 kasus.
Hingga jika di rata-ratakan, kasus PHK di Kota Mataram selama kurun waktu 5 bulan ini rata-rata mencapai 10 kasus per bulan.
Rudi menerangkan, trend PHK kebanyakan terjadi di sektor perhotelan, sedang di sektor perusahaan yang bergerak dalam bidang industri dan pertokoan masih minim.
(*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/PHK-KARYAWAN-HOTEL-GRAND-LEGI-6.jpg)