Jumat, 10 April 2026
NTB Makmur Mendunia
NTB Makmur Mendunia

Berita NTB

Merek Batik Sasambo Terdaftar di Kementerian Hukum Republik Indonesia

Kementerian Hukum Republik Indonesia dengan terdaftarnya merek "Batik Sasambo" sebagai hak milik SMKN 5 Mataram menunjukkan keberhasilan dalam

|
Editor: Laelatunniam
ISTIMEWA
Merek batik Sasambo resmi terdaftar di Kementrian Hukum RI 

TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Batik Sasambo merupakan salah satu kebanggaan Nusa Tenggara Barat. Sejak berdiri pada tahun 2010, Batik Sasambo yang diinisiasi oleh SMKN 5 Mataram telah menjadi pelopor pengembangan batik di wilayah ini.

Keberhasilan mendapatkan pengakuan dari Kementerian Hukum Republik Indonesia dengan terdaftarnya merek "Batik Sasambo" sebagai hak milik SMKN 5 Mataram menunjukkan keberhasilan dalam melestarikan dan mengembangkan warisan budaya lokal melalui batik.

"Batik Sasambo ini bukan hanya menjadi produk unggulan daerah, tetapi juga menggambarkan identitas budaya Nusa Tenggara Barat yang kaya akan keindahan dan keunikan motif," kata Kepala SMKN 5 Mataram, H.Istiqlal S.Pd MM, dalam keterangan tertulisnya, Kamis (23/10/2025).

Dengan adanya pengakuan resmi tersebut, Batik Sasambo semakin mendapat tempat di dunia mode, serta memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan pengembangan keterampilan bagi siswa-siswi & Alumni SMKN 5 Mataram.

Secara historis batik berasal dari zaman nenek moyang yang dikenal sejak abad XVII yang dilukis dan di tulis pada daun lontar.

Saat itu batik masih kebanyakan bentuk motif batik berupa gambar binatang dan tanaman. Namun batik terus berkembang dari waktu ke waktu, sehingga kuantitas dan kualitasnya semakin baik.

Baca juga: Tarian Sasambo dan Gendang Beleq Iringi Balapan MXGP Lombok 2023

Jenis dan corak batik tradisional tergolong amat banyak, namun corak dan variasinya sesuai dengan filosofi dan budaya masing-masing daerah yang amat beragam. Khasanah budaya bangsa Indonesia yang demikian kaya telah mendorong lahirnya berbagai corak dan jenis batik tradisional dengan ciri kehususannya sendiri.

Pada perkembangan beberapa tahun terakhir kemudian terbukti bahwa Batik Indonesia telah memperoleh pengakuan dunia, pengakuan tersebut oleh lembaga Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang membawahi masalah kebudayaan yaitu UNESCO.

Bukunya Batik Indonesia sebagai salah satu warisan budaya dunia membuat kebanggaan tersendiri bagi bangsa Indonesia.

Pengakuan tersebut telah dilakukan pada 2 okteber 2009 di prancis dimana kemudian Presiden telah menetapkan tanggal 2 oktober sebagai hari Batik Nasional. Pengakuan atas Indonesia ini tidaklah begitu saja diperoleh, namun melalui serangkaian proses panjang untuk mendapatkan nominasi sebagai warisan budaya tersebut.

"Kita bersyukur bahwa batik Indonesia telah mendapatkan pengakuan dunia oleh karena itu masyarakat Nusa Tenggara Barat sebgai bagian dari bangsa ini pada tempatnyalah untuk turut sebagai pelestari batik dan mendukung untuk terus berkembangnya batik Indonesia," ujarnya.

Kepala SMKN 5 Mataram H.Istiqlal S.Pd MM
Kepala SMKN 5 Mataram H.Istiqlal S.Pd MM (Dok.Istimewa)

Komitmen tersebut telah di tunjukkan oleh Masyarakat Nusa Tenggara Barat melalui institusi terkait yaitu Dinas Perindustrian dan Perdagangan baik tingkat Provinsi maupun Kabupaten Kota.

Batik Nusa Tenggara Barat yang populer dengan batik sasambo (batik sasak samawa mbojo) telah tumbuh dan terus berkembang dengan kekhasan motif-motif yang berbeda corak dan karakternya dengan batik-batik dari daerah lain.

Munculnya batik di Nusa Tenggara Barat ini sebenarnya bukanlah setelah Indonesia mendapatkan pengakuan dunia sebgai asal warisan budaya, namun telah dimulai sejak berdirinya salah satu sekolah kerajinan yaitu SMIK Mataram yang sekarang SMKN 5 Mataram pada tahun 1989.

Dengan salah satu jurusannya ialah jurusan batik dengan masa pendidikan 4 tahun. Namun perkembangannya yang seiring dengan respon masyarakat yang mulai menggunakan dan suka akan batik daerah maka UKM-UKM batik terus tumbuh dan berkembang.

Sumber: Tribun Lombok
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved