Seleksi Calon Sekda NTB
Abul Chair Dilantik Sebagai Sekda NTB Hari Ini
Abul Chair menjadi Sekda NTB resmi menggantikan posisi Lalu Gita Ariadi yang memilih hijrah sebagai pejabat fungsional
Penulis: Robby Firmansyah | Editor: Wahyu Widiyantoro
Ringkasan Berita:
- Abul Chair menjadi Sekda NTB menggantikan posisi Lalu Gita Ariadi yang memilih hijrah sebagai pejabat fungsional.
- Sosok Abul Chair ini sebagai harapan baru bagi birokrasi di Pemerintah Provinsi NTB.
Laporan Wartawan TribunLombok.com, Robby Firmansyah
TRIBUNLOMBOK.COM, MATARAM - Gubernur Lalu Muhamad Iqbal melantik Abul Chair sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), pelantikan ini berlangsung di Pendopo Gubernur, Kamis (9/4/2026).
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) NTB, Tri Budiprayitno membenarkan terkait pelantikan tersebut, meski ia tidak menyebutkan siapa sosok yang akan dilantik oleh Gubernur Iqbal.
"Insyaa Allah pelantikan Sekda jam 16.30 di Pendopo Gub (Gubernur)," kata Yiyit sapaan akrabnya, Kamis (9/4/2026).
Abul Chair resmi menggantikan posisi Lalu Gita Ariadi yang memilih hijrah sebagai pejabat fungsional di Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dengan menjadi pengajar di Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).
Sosok Abul Chair ini sebagai harapan baru bagi birokrasi di Pemerintah Provinsi NTB, selama beberapa tahun terakhir narasi kelabu keluar dari gedung di Jalan Pejanggik Nomor 12 itu.
Baca juga: 3 Besar Calon Sekda NTB: Abul Chair, Ahmad Saufi, dan Ahsanul Khalik
Tumpukan utang ratusan miliar, aset yang tergadai hingga pemanggilan pucuk pimpinan oleh aparat penegak hukum (APH).Narasi ini kerap muncul beberapa tahun terakhir ini.
Birokrasi yang seharusnya menjadi pelayan masyarakat justru lebih sering terlihat seperti ruang kompromi politik yang menguras kas daerah.
Gubernur Lalu Muhamad Iqbal bersama Wakil Gubernur Indah Dhamayanti Putri (Iqbal-Dinda) memiliki visi besar "NTB Makmur Mendunia", mimpi ini tidak akan bisa jalan jika mesin birokrasi tidak dibenahi atas dosa masa lalu ini.
Iqbal-Dinda menyadari betul bahwa seorang Sekda bukan hanya seorang yang pandai merangkai kata atau bermanuver mengamankan kepentingan kelompok, tetapi sosok yang 'pembersih' seorang teknokrat murni dan penjaga gawang yang tak kenal kompromi.
Maka pilihan untuk memimpin birokrasi ini jatuh kepada Abul Chair seorang mantan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Jawa Timur.
Sosok Abul Chair
Sebagai mantan Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Jawa Timur, salah satu provinsi dengan perputaran ekonomi dan kompleksitas birokrasi terbesar di Indonesia Abul Chair adalah seorang auditor tulen.
Ia terbiasa melihat angka bukan sebagai deretan nol di atas kertas, melainkan sebagai aliran darah pemerintahan yang tak boleh bocor serupiah pun.
Ketika para pendahulunya kerap tersandung dalam pusaran "diskresi" perizinan tambang
atau terjebak dalam kelalaian manajemen aset seperti kasus NCC, Abul Chair masuk
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lombok/foto/bank/originals/CALON-SEKDA-ABUL-CHAIR-22026.jpg)